POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com - Ratusan telepon selular milik peserta Ujian Nasional di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, disita pengawas dan petugas kepolisian sebelum ujian digelar, Senin (16/4/2012). Langkah ini dilakukan petugas untuk memastikan tidak ada data, baik berupa catatan maupun kunci jawaban yang beredar melalui handphone.
Pemandangan itu terjadi salah satunya di MAN Matakali, Polewali Mandar. Bahkan, tak hanya itu, para siswa diminta untuk tidak membawa tas, kunci jawaban atau catatan apa pun ke dalam ruangan ujian.
Pihak sekolah beralasan, pemeriksaan dan penyitaan barang bawaan peserta ujian sebelum masuk ke ruangan belajar diharapkan bisa menjaga kemurnian dan kejujuran pelaksanaan UN.
UN tingkat SMA/ MA/ SMK diikuti 4711 se Polewali Mandar berlangsung serentak di 16 Kecamatan. Di setiap sekolah, umumnya rata-rata siswa tidak hadir antara satu hingga tiga siswa. Para siswa tidak hadir dengan beragam alasan, mulai dari berhenti sekolah, mengalami kecelakaan, sampai menikah.
Kepala SMK Muhammadiyah Wonomulyo, Muhammad Safri mengatakan, dua dari 100 siswanya tidak ikut ujian tanpa alasan jelas. Meski pihak sekolah telah bersurat ke pihak orang tua, namun hingga ujian digelar tidak ada konfirmasi pihak siswa. Tidak jelas alasan ketidakhadirannya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang