Komentar Kenny Roberts Jr tentang Rossi

Kompas.com - 16/04/2012, 17:43 WIB

KOMPAS.com - Situasi sulit yang sedang mendera Valentino Rossi dan Ducati, membuat banyak pebalap berpengalaman di MotoGP memberikan komentar. Terakhir, Kenny Roberts Jr yang mengemukakan pendapatnya tentang apa yang dihadapi "The Doctor".

Menurut mantan juara dunia kelas 500 cc tersebut, pasti sangat sulit bagi Rossi untuk berjuang dengan kekuatan yang tidak mumpuni. Pebalap yang beberapa musim pernah head-to-head dengan Rossi ini mengakui, apa yang dirasakan mantan rivalnya tersebut pernah dialaminya.

"Itu merupakan situasi mental yang serupa dengan apa yang saya alami bersama Suzuki," ujar Robert Jr kepada Superbike Planet. "Saya pikir saat ini Valentino berada dalam situasi yang tidak kompetitif, dan karenanya dia tak mampu dekat dengan yang di depan.

"Saya selalu mengatakan kepada mereka, di awal musim 1999, bahwa Suzuki tidak akan kompetitif jika mereka tidak membuat sejumlah perubahan besar. Saya tahu tipe apa dari tenaga kuda dan elektonik tim Roberts di awal 90-an.

"Saya kompetitif waktu itu, memenangi sejumlah balapan, dan mengatakan kepada mereka bahwa kami harus lebih baik. Mereka tidak meraih kesuksesan sejak Kevin (Schwantz), dan mereka terlihat puas. Sekali kami kehilangan sentuhan, kami takkan pernah memiliki kesempatan."

Robert Jr mengakui, saat ini Rossi pasti punya pikiran bahwa jika dirinya menunggang Yamaha atau Honda, pasti posisinya tak terpuruk seperti sekarang. Pasalnya, dua tim tersebut sangat kompetitif, sehingga mereka menguasai balapan seri pembuka di Qatar, Minggu (8/4/12).

"Dalam pikirannya, Valentino mungkin berpikir, 'Lihat, saya sudah meraih banyak gelar, menjuarai banyak balapan. Saya sudah melakukan semua ini, dan jika sekarang saya mengendarai sebuah motor Yamaha atau Honda, saya pasti berada di sana'.

"Saya pikir kita semua sangat percaya itu. Ketika anda telah mencapai sesuatu, orang tahu kemampuanmu. Rossi mungkin merasa bahwa bukan tugasnya berada di posisi kelima atau kesepuluh. Ducati tidak merekrutnya untuk balapan di posisi tersebut. Bila hasil menyakitkan, maka anda harus berpikir tentang apa yang terjadi."

Meskipun demikian, Kenny Jr tidak meragukan kemampuan Rossi, yang sudah tujuh kali menjadi juara dunia MotoGP. Dia mengakui, pebalap kelahiran Urbino tersebut punya bakat yang luar biasa, meskipun saat ini harus berjuang keras untuk mengatasi sejumlah persoalan pada Desmosedici GP12.

"Bahkan, dia mungkin memiliki sejumlah bakat seperti ayahku," ujar Roberts Jr dengan canda. "Tetapi hal lain yang tampaknya banyak orang tidak sadari adalah bahwa seiring bakat luar biasa, Valentino mendapat hadiah yang luar biasa karena ketika datang di saat yang tepat dan bersama motor yang bagus. Rossi berada di tim Honda, dan memiliki Jeremy Burgess."

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau