Abdee Slank: Jokowi Cocok Jadi Rocker

Kompas.com - 16/04/2012, 22:47 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Apa tanggapan awak Slank mengenai sosok bakal calon gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo? Di mata mereka, Wali Kota Solo tersebut punya jiwa kepemimpinan yang bagus, sekaligus penggemar musik rock tulen.

Di balik sosoknya yang bersahaja, Joko Widodo atau kerap disapa Jokowi adalah penggemar musik-musik cadas, seperti Metallica, Judas Priest, dan Lamb of God. Kecintaan Jokowi terhadap musik aliran keras ini kemudian ditulis oleh Yon Thayrun dalam buku "Jokowi, Pemimpin Rakyat Berjiwa Rocker".

Gitaris Slank, Abdee Negara, menilai kepribadian sederhana dan dekat dengan rakyat seperti dimiliki Jokowi sangat cocok dengan kriteria pemimpin yang mumpuni. Namun, Abdee menilai Jokowi lebih cocok menjadi seorang rocker. "Jadi pemimpin dia bagus, tapi dia lebih cocok jadi rocker," kata Abdee ketika dijumpai seusai menerima kedatangan Jokowi di markas Slank, Jalan Potlot III, Jakarta, Senin (16/4/2012).

Abdee mengatakan, kedatangan Jokowi ke markas Slank itu dalam rangka silaturahim dan membicarakan rencana Slank yang akan tampil di Solo International Ethnic Music Festival pada Juli mendatang.

Dalam kesempatan yang sama, penggebuk drum Slank, Bimo Setiawan Almachzumi atau Bimbim, mengatakan bahwa sudah lama warga Jakarta merindukan gubernur yang merakyat dan memiliki komitmen sosial yang tinggi seperti Jokowi. Dua hal itu juga menjadi perhatian utama Slank dalam menciptakan lagu. Maka wajar jika pertemuan Slank dan Jokowi itu juga membicarakan masalah Jakarta, seperti macet, banjir, prostitusi, dan judi.

Soal gaya kepemimpinan Jokowi, Bimbim menceritakan betapa Wali Kota Solo itu menunjukkan dirinya tidak pernah membuat jarak dengan warga Solo. Itu terlihat saat Slank menggelar konser di Solo dan Jokowi pun turut datang menyaksikan aksi mereka.

"Dia (Jokowi) sering ketemu sama kami di Solo. Dia sederhana, naik becak mau, nonton konser Slank juga jalan kaki. Nonton bareng penonton yang lain. Enggak ada jarak antara rakyat dan pemimpinnya," kata Bimbim.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau