Review

Ciptakan Foto "Tajam" di Android dengan AfterFocus

Kompas.com - 18/04/2012, 09:45 WIB

KOMPAS.com - Hingga kini, kualitas foto yang dihasilkan kamera dengan platform Android cenderung datar dan biasa bila dibandingkan dengan kamera iPhone yang digarap dengan serius di bagian kameranya.

Begitu pula dengan dukungan aplikasi fotografi yang kebanyakan masih berkutat pada permainan filter semata.

Begitu Instagram hadir untuk Android, pengguna iPhone masih bisa mencibir karena aplikasi untuk Android belum menyertakan fitur pengaturan fokus.

Ya, fitur tersebut bisa membuat sebagian daerah buram sehingga terlihat ruang tajam yang biasanya ditemukan pada gambar yang dihasilkan dari lensa kamera SLR.

Harapan pun muncul dengan aplikasi "AfterFocus" yang dikembangkan oleh MotionOne. Sesuai namanya, aplikasi yang bisa diunduh secara gratis di Google Play Store kini memungkinkan pemilik ponsel Android untuk mengulik ruang tajam di gambar mereka.

Operasionalnya pun tidak membutuhkan waktu yang lama untuk dikuasai, setidaknya itu yang dirasakan sewaktu Kompas menjajal aplikasi ini untuk pertama kalinya.

Pada dasarnya, pengolahan di aplikasi ini menggunakan tiga variabel yakni fokus, BG, dan Mid. Fokus merupakan daerah yang dibiarkan tetap tajam, BG dimaksudkan sebagai latar belakang yang nantinya dibuat sangat buram, sementara Mid adalah daerah di antaranya.

Begitu membuka sebuah gambar di sana, kita tinggal menentukan daerah mana yang dibuat tajam dan mana yang dibuat kabur.

Salah satu hal yang cukup inovatif di aplikasi ini adalah cara menyeleksi area. Kita tinggal menyentuhkan jari dan membuat garis ke daerah yang akan dipilih. Tidak perlu melingkari seluruhnya, hanya sebagian daerahnya saja.

Bagi yang terbiasa menggunakan Adobe Photoshop, barangkali cara tersebut bakal mengingatkan dengan seleksi menggunakan Magic Wand.

Cara tersebut dipakai bila kita menggunakan Smart Mode. Ada pula opsi untuk memilih manual yakni dengan mengulas daerah yang kita kehendaki. Barangkali cara ini dipilih bila kita mengerjakan foto dengan latar belakang penuh detail sehingga sulit menggunakan cara yang lainnya.

Begitu rampung, tinggal memilih tombol di kanan atas dan hasilnya pun segera tertampang, foto yang sebagian daerahnya tampak buram. Bila diolah dengan cara tertentu, hasilnya pun tidak kalah dengan foto dengan ruang tajam layaknya di kamera.

Dari sana sudah banyak pilihan untuk membaginya ke berbagai jejaring sosial media maupun langsung ke Instagram.

Namun, ada catatan untuk aplikasi ini. Untuk Smart Mode misalnya, tidak ada pilihan "feather" untuk menghaluskan area seleksi. Akibatnya, area yang tajam dan kabur tidak ada transisi sehingga bakal mengganggu bagi mata yang terlatih.

Dengan demikian, kehadiran aplikasi ini setidaknya bisa meningkatkan daya saing foto-foto dari ponsel Android sewaktu ditampilkan dalam Instagram. Tunggu apa lagi? (eld)

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau