Soal jari tengah

Foke Disentil Komentator Sepak Bola Eropa

Kompas.com - 18/04/2012, 13:22 WIB

MUENCHEN, KOMPAS.com — Ini sisi lain dari perhelatan laga putaran pertama semifinal Liga Champions, Bayern Muenchen versus Real Madrid, di Stadion Fußball Arena, Muenchen, Selasa (17/4/2012) atau Rabu dini hari WIB tadi, yang berakhir dengan kemenangan Muenchen 2-1.

Nama Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo ternyata ngetop di dunia berkat acungan jari tengahnya, dan menjadi bahan sentilan salah satu komentator laga itu di media Inggris. Sentilan terhadap pria yang akrab disapa "Foke" itu disampaikan wartawan senior dan Kepala Penulis Sepak Bola harian Inggris Guardian Paul Doyle saat memandu laporan langsung (live commentary) dalam situs internet media Inggris tersebut, seperti bisa dibaca di sini.

Doyle memang tidak menyebut secara eksplisit nama "Foke", tetapi dalam komentarnya ia memberi pertautan pada berita soal salam jari tengah yang dimuat salah satu laman media Indonesia berbahasa Inggris.

Sentilan komentator sepak bola pada laman Guardian terkait acungan jari tengah "Foke" itu dilontarkan sekitar menit ke-42 saat Pelatih Real Madrid Jose Mourinho mempertanyakan pada perangkat pertandingan soal lemparan ke dalam yang tidak diberikan pada Madrid. 

"Dr Howard memberi isyarat 'agar Mourinho tidak berisik'.  Catatan buat politisi Indonesia, ini bukan isyarat itu," tulis Doyle dalam live commentary-nya dengan memberi pertautan pada berita acungan jari tengah Gubernur DKI tersebut.  

Foto Foke mengacungkan jari tengah beredar di jejaring sosial beberapa hari lalu. Saat dikonfirmasi soal foto tersebut, orang nomor satu di Jakarta itu mengaku tidak tahu arti acungan jari tengah tersebut. "Saya enggak ngerti acara begituan. Sampai sekarang juga enggak ngerti. Memang semua anak band seperti itu?" ujar Foke kepada wartawan, seusai inspeksi dadakan ke SMA Negeri 89, Jakarta, Senin (16/4/2012).

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau