IBSW Akan Laporkan Foke ke MUI

Kompas.com - 18/04/2012, 16:46 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Indonesian Bureaucracy and Service Watch (IBSW) menyatakan akan melaporkan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI). Laporan tersebut terkait perbuatan Foke mengacungkan jari tengah pada suatu kesempatan di depan umum.

"Sebagai pemimpin, tidak ada hukuman dari pelanggaran etik seperti yang dibuat Foke. Tapi, hal ini terkait perbuatan moral yang perlu dipertanggungjawabkan secara moral," kata Nova Andhika, Ketua IBSW, saat konferensi pers di Jalan Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (18/4/2012).

Menurut Nova, jika perbuatan mengancungkan jari tengah dilakukan di ruang pribadi, ada alasan bagi bakal calon Gubernur DKI Jakarta itu untuk berdiam diri. Namun, karena perbuatan tersebut dilakukan di ruang publik, harus ada pertanggungjawaban pula secara publik.

"Kalau di ruang pribadi, silakan dipertanggungjawabkan secara pribadi. Tapi kalau di ruang publik maka harus dipertanggungjawabkan secara publik," ucap Nova.

MUI, dinilai Nova, merupakan lembaga penegak moral dari sisi agama. Karena Foke seorang Muslim, Nova menilai pertanggungjawaban Foke dapat disampaikan melalui MUI.

"Memang tidak ada pelanggaran syariat Islam yang dilakukan Foke. Tapi sebagai pemimpin, ia telah menunjukkan keteladanan yang buruk dari sisi agama," lanjut Nova.

Fauzi Bowo melakukan aksi yang dianggap tak senonoh saat menghadiri acara penjualan mobil bekas dan Festival Grup Band di Senayan, Minggu (15/4/2012). Pada kesempatan berada di panggung bersama kelompok band tertentu, ia mengikuti isyarat tangan yang dilakukan salah seorang gadis personel band tersebut. Isyarat berupa mengacungkan jari tengah ke arah penonton itu dipandang tidak sopan karena memiliki nuansa makna negatif.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau