JAKARTA, KOMPAS.com — Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2012 tinggal hitungan bulan lagi. Tersedia enam pasang bakal calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta yang dapat dipilih langsung oleh warga Jakarta pada pilkada kali ini.
Peneliti dari The Cyrus Network, Eko Dafid Afianto, mengatakan bahwa pada pilkada kali ini potensi golongan putih (golput) diprediksi turun. Jika lima tahun lalu tercatat sekitar 46 persen memilih untuk golput, tahun ini potensinya berkisar di angka 11 persen. "Jadi ada dua sebab yang (membuat orang) golput, karena memang tidak mau memilih dan yang mau milih tapi tidak terdaftar. Itu hanya tercatat 11 persen," kata Eko saat jumpa pers tentang hasil survei pra-Pilkada DKI Jakarta 2012, di Menteng, Jakarta, Rabu (18/4/2012).
Sementara itu, sebanyak 89 persen diperkirakan akan ikut menggunakan hak pilihnya pada pilkada kali ini. Dari 1.000 responden, didapat pula 88,8 persen warga sudah terdaftar dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS) pada Pilkada DKI Jakarta 2012.
Kendati demikian, tetap harus dilihat tren yang kerap terjadi di tengah masyarakat. Meski ingin memilih, tetapi lantaran hari pencoblosan bertepatan dengan libur anak sekolah maka kemungkinan besar warga Jakarta justru meninggalkan Ibu Kota untuk berlibur. "Hal seperti ini diharapkan tidak terjadi pada pilkada kali ini," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang