Pengedar Uang Palsu Sasar Kios Kecil

Kompas.com - 19/04/2012, 16:18 WIB

SOLO, KOMPAS.com - Gerombolan pengedar uang palsu berhasil diringkus aparat saat melakukan transaksi di salah satu hotel kelas melati di kawasan Terminal Tirtonadi, Solo, Jawa Tengah.

Saat digerebek polisi, aparat berhasil mengamankan barang bukti uang palsu uang recehan kertas Rp 100.000 senilai Rp 2,5 juta.

Selanjutnya, para tersangka yang diamankan sejumlah 4 orang, masing-masing bernama Bayu Waluyo (33) asal Gedongan Karanganyar, Sigit Setiawan (25) warga Bratan, Laweyan Solo, Daniel (39) warga Jajar Laweyan, dan Anggoro (34), warga Karanganyar.

Menurut Kapolresta Solo, Kombes Pol Asdjimain, pada hari Kamis (19/4/2012), mengatakan, penangkapan berawal dari kecurigaan polisi dan pengembangan dari sejumlah kasus uang palsu hasil temuan di beberapa pasar di Kota Solo.

Setelah satu nama berhasil dikantongi sebagai tersangka, polisi melakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil menjebak pelaku dan melakukan penggerebekan di kamar salah satu hotel kawasan Jalan Setya Budi Gilingan, Solo.

Kapolresta menyatakan kasus ini masih dalam pemeriksaan dan pengembangan karena tersangka membeli dari oknum di Kota Magelang.

"Sementara ini kita masih memeriksa saksi-saksi atas transaksi ini sekaligus perkara ini," katanya.

Dari penangkapan ini, Bayu berperan menjadi penghubung dengan salah satu DPO pencetak uang palsu. Daniel dan Anggoro sebagai pengedarnya yang menyasar ke kios-kios kecil dengan modus membeli barang.

Daniel juga menjadi penyandang dana pembelian uang palsu senilai Rp 8 juta tersebut, yang dibelinya secara menyicil dan dengan perbandingan 1:2.

Aparat juga menyita barang bukti uang palsu dari dompet masing-masing tersangka sejumlah Rp 500.000.

"Saya kenal teman saya di Magelang dan dia menawari upal tersebut dan kami bertransaksi secara bertahap selama beberapa minggu dengan dibantu teman-teman," jelas Bayu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau