KOMPAS.com - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Suriah Jihad Makdissi mengatakan pihaknya tak lama lagi akan meneken protokol pemantau dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Menurutnya, peraturan itu hampir rampung. "Tinggal menyelesaikan peraturan-peraturan kerja teknis di lapangan," katanya sebagaimana warta Xinhua pada Kamis (19/4/2012).
Meski belum mengatakan waktu pasti penandatanganan itu, Makdissi menekankan kalau Suriah berkomitmen memfasilitasi para pemantau tersebut. Tim pemantau merupakan perwujudan dari upaya Utusan Khusus PBB untuk Suriah Kofi Annan dan Liga Arab menegaskan gencatan senjata antara kelompok oposisi versus pemerintah Suriah.