JAKARTA, KOMPAS.com — Taufiq Kiemas menilai kinerja DPP PDI-P tidak optimal. Akibatnya, elektabilitas istrinya, Megawati Soekarnoputri, menurut hasil survei begitu-begitu saja, tidak meningkat signifikan.
"Kalau saya sebagai suami enggak bangga lho Bu Mega (dapat elektabilitas dari survei) 18 persen. Kan dari 2004 juga 18 persen," tutur Taufiq yang juga Ketua MPR, Kamis (19/4/2012) malam, seusai menerima rombongan Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf.
Ia menyebutkan, Prabowo Subianto baru tiga tahun memimpin Partai Gerindra, tetapi elektabilitasnya mencapai 18 persen. Aburizal Bakrie, dengan dua tahun menjadi Ketua Partai Golkar, kini mendapatkan 17 persen. Susilo Bambang Yudhoyono yang dikritik setiap hari pun mampu mempertahankan elektabilitas 25-30 persen.
Menurut Taufiq, DPP seharusnya mencari jalan supaya elektabilitas Megawati bisa mencapai 30 persen. "Kalau 18-19 (persen) biasa, kan dari dulu begitu," ujarnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang