Ponsel "Quad-core" HTC Siap Beredar di Indonesia

Kompas.com - 20/04/2012, 17:33 WIB

JAKARTA - KOMPAS.com - Sepertinya baru kemarin sederetan ponsel canggih berbagai merek meluncur di negeri ini. Namun, rupanya lomba kecanggihan itu tidak ada akhirnya.

Bahkan, perusahaan asal Taiwan HTC resmi meluncurkan ponsel cangih HTC One X, ponsel pertama yang menggunakan prosesor quad-core 1,5 GHz dan sistem operasi Android 4.0 (Ice Cream Sandwich), di Indonesia.

Ponsel canggih berlayar 4,7 inci (1280 x 720 pixel) ini sempat dipamerkan di ajang Mobile World Congress di Barcelona, Spanyol pada Februari lalu.

Selain One X, untuk pasar negeri ini pihak vendor juga menyediakan variannya, HTC One V yang menggunakan prosesor single-core.

"Untuk saat ini HTC One X saya percaya masih yang terbaik di kelasnya, sudah quad-core, dengan amazing camera dan authentic sound," kata Djunadi Satrio, Direktur Marketing HTC Indonesia pada peluncuran HTC One pada Jumat (20/4) sore.

HTC One X sepertinya sangat menonjolkan fitur kamera-sentrik, seperti penggunaan sensor image 8 Megapixel dan lensa dengan bukaan diafragma f/2.0, cukup lebar untuk lensa 28 mm yang diharapkan bisa menangkap cahaya lebih peka.

HTC menyediakan aplikasi yang bisa memotret  dan shooting video dalam waktu bersamaan. Selain itu, terdapat pilihan "mode-burst" yang bisa memotret cepat hingga 99 gambar.

Sementara, HTC One V merupakan ponsel dengan layar 3,7 inci WVGA (800 x 480 pixel) ini juga menggunakan lensa f/2.0, bedanya resolusi sensor image masih 5 MP.

Ponsel dengan prosesor inti tunggal (single-core) 1 GHz ini memberikan solusi lebih murah untuk menjangkau konsumen yang lebih banyak.

Untuk memfasilitasi pengguna HTC One pihak vendor telah mengintegrasikan Dropbox, di mana pengguna bisa mendapatkan ruang gratis berkapasitas 25 GB untuk dua tahun. Ini memudahkan dalam menyimpan maupun berbagi berkas, seperti foto dan video dengan mudah.

Sementara jika pada One X mempergunakan prosesor Nvidia Tegra 3 quad-core, HTC juga memiliki varian One S yang menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon S4.

Ponsel berlayar 4,3 inci (960 x 540 pixel) yang menonjolkan penampilan ini menggunakan bahan Super AMOLED (PenTile) dan kaca anti gores Gorilla Glass.

Sedangkan varian lain yang disediakan untuk negara yang memiliki jaringan 4G LTE adalah HTC One XL. Ponsel ini masih menggunakan prosesor dual-core 1,5 GHz Snapdragon dan kapasitas memori internal 16 GB.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau