KOMPAS.com - Menurut pihak oposisi Maladewa, mantan Presiden Maumoon Abdul Gayoom berusaha mencari dukungan internasional untuk kembali menduduki jabatan pada pemilu 2013. Warta Xinhua pada Sabtu (21/4/2012), menunjukkan, Gayoom bertandang ke Sri Lanka sejak kemarin. Dalam kesempatan itu, ia berbicara dengan Presiden Sri Lanka Mahinda Rajapaksa di Kantor Kedutaan Besar Maladewa di Kolombo.
Media kepresidenan Sri Lanka mengatakan dalam pertemuan itu, Rajapaksa didampingi oleh Menteri Urusan Luar Negeri Sri Lanka G.L. Peiris. Tak ada catatan mengenai topik pembicaraan tersebut.
Sementara oposisi Maladewa, Partai Demokrat Maladewa (MDP) mengatakan pemilu memang akan diselenggarakan tahun depan. Awal 2012, pemimpin MDP Mohamed Nasheed mengundurkan diri.
Presiden Maladewa Mohammad Waheed mengatakan pemilu bakal digelar pada Juli 2013. Jadwal itu sesuai dengan jadwal yang dizinkan dalam kontitusi Maladewa.