Anda mungkin pernah melihat sepatu bermerek Andre Valentino ketika berjalan-jalan di pusat belanja. Kalau menduga produk ini adalah merek luar negeri, Anda salah besar. Meski namanya berbau Italia, Andre Valentino adalah produk asli Indonesia.
Amati sepatunya. Akan terlihat label di bagian dalam sepatu bertuliskan ”Made in Indonesia”.
Andre Valentino memang tak langsung dikenal di Indonesia. Perintis bisnis ini, yaitu Aulia Singgih, memilih menjajal terlebih dulu pasar Singapura di tahun 1993 karena ingin menjawab tantangan pasar yang menuntut dan menghargai kualitas. Pasar Singapura ketika itu dipersepsikan lebih mudah menyerap sepatu berkualitas meski berkonsekuensi pada harga yang tak murah. Apalagi, di Singapura, Andre Valentino dipasarkan di pusat belanja papan atas.
Setelah mengukuhkan posisi di negara tetangga, barulah Andre Valentino memasuki pasar dalam negeri melalui toko serba ada kelas atas yang mulai bermunculan di Jakarta pada tahun 1997.
”Ketika masuk Indonesia, banyak konsumen bertanya, produk Indonesia kok mahal. Kami sempat khawatir penjualan akan turun. Ternyata, belakangan malah selalu naik. Enggak melonjak memang, tetapi stabil terus naik,” kata Marga Singgih, General Manager PT Cipta Sumber Sejahtera, perusahaan yang memproduksi Andre Valentino.
Kini, dengan produksi 7.500 pasang per bulan, sebanyak 50 persen di antaranya diekspor ke Malaysia, Vietnam, Korea Selatan, dan Jepang.
Jadi, siapa bilang produk Indonesia tak berkualitas?