Rekor

MURI Beri Penghargaan Sehari Tanpa Nasi

Kompas.com - 22/04/2012, 12:04 WIB

DEPOK, KOMPAS.com — Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) mencatat rekor program kampanye one day no rice atau sehari tanpa nasi.

Rekor ini diberikan pada saat kampanye program itu dengan melibatkan 24.520 orang. Mereka adalah siswa sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah atas.

"Acara ini kreatif, unik, dan bernilai superlatif sehingga layak mendapatkan rekor. Barangkali ini tidak ada di negara lain," tutur Damian Awan Rahargo, Deputi Manager MURI, Minggu (22/4/2012) di Depok.

Rekor ini memecahkan rekor sebelumnya, tahun 2010. Ketika itu, 10.000 warga Banggai, Sulawesi Tengah, makan singkong bersama-sama.

Di acara ini, MURI memberikan dua penghargaan, satu piagam rekor untuk Pemkot Depok dan satu lagi untuk tim penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga Depok. Penghargaan diberikan di lapangan tembak Markas Kostrad, Cilodong, Depok, tempat acara kampanye digelar.

Wali Kota Depok Nur Mahmudi Isma'il senang menerima penghargaan tersebut. Harapannya, kampanye one day no rice tidak hanya selesai pada acara itu saja, tetapi mengenalkan program sehari tanpa nasi kepada siswa sekolah. Jika selama ini program sehari tanpa nasi hanya dilakukan di area Kantor Pemerintah Kota Depok, selanjutnya akan dipraktikkan di area sekolah.

"Ini adalah awal kampanye, semoga selanjutnya bisa diterapkan di sekolah dan pelaku usaha kuliner, terutama yang ada di wilayah Cimanggis, Margonda, dan Cinere," kata Nur.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau