Ketupat Sayur Layung Sari

Kompas.com - 23/04/2012, 08:27 WIB

KOMPAS.com - Sudah cukup lama kita nggak nyobain makan di daerah Tangerang. Nah tujuan pertama kita ke Jalan Ki Samaun tepatnya di depan apotik Ki Samaun, atau di seberang Gedung Wanita pasar lama Tangerang.

Penjual makan yang kita cari adalah penjual ketupat sayur namanya Ketupat Sayur Layung Sari. Penjual ketupat sayur ini pakai gerobak lho, tapi menurut info, ketupat sayur ini istimewa dan sudah terkenal di Tangerang.

Karena kita datang agak kesiangan, maka kita nggak kebagian ketupat sayur yang komplet termasuk nggak dapat kerupuknya. Padahal baru jam 09.00 lho. Tapi karena sudah terlanjur kesini, apa boleh buat deh. Kapan-kapan kan bisa balik lagi.

Kami pesan yang ada aja deh. Isi ketupat sayur khas Layung Sari ini, ketupat, bihun, telor bulat, tahu, tempe dan kuah mirip kuah opor. Nah harusnya ada labu siem, buncis lodeh dengan irisan tempe, juga kerupuk, tapi karena sudah agak kesiangan maka 3 yang disebutkan terakhir tidak kebagian.

Ketupat Layung Sari berjualan dari jam 5 pagi, memang biasa jam 9-10 sudah habis. Apalagi menurut pak Sugeng Riyadi, penjual ketupat sayur ini, kalau hari Sabtu-Minggu bisa menjual 300-350 porsi lho, cukup banyak bukan?

Penampilannya memang sangat menggoda, cocok banget deh buat sarapan pagi. Kita cicipin ketupat sayurnya memang enak banget, kuahnya mantap tidak terlalu encer dan tidak terlalu kental, pas. Di tambah sambal memang jadi lebih berasa komplet, tahu, tempe dan telornya juga enak. Sayang ga kebagian kerupuk nih...

Oh iya ketupat sayur layung sari ini ada bihunnya lho. Ini kita jarang nemu di tempat lain, kalau ketupat sayur ada bihunnya.

Jadi kalau Anda suka dengan ketupat sayur, cobain deh. Kalau Anda tidak menemukan ketupat sayur ini di depan Apotek Ki Samaun, berarti itu tandanya lagi ada operasi tramtib. Jadi ketupat sayur ini pindah lokasi berjualan. Tapi tidak jauh kok, dekat pangkalan ojek. Mantap dan enak pokoknya, kita suka banget. (Yudi)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau