JAKARTA, KOMPAS.com - Berbagai proyek pembangunan fasilitas milik Dewan Perwakilan Rakyat dihentikan sementara. Pasalnya, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tengah melakukan audit penggunaan anggaran di Sekretariat Jenderal DPR.
"Sama BPK dievaluasi anggaran 2012. Tapi yang sifatnya rutin tetap jalan, enggak bisa dihentikan," kata Jaka Winarko, Humas Setjen DPR ketika dihubungi, Senin (23/4/2012).
Beberapa proyek Setjen DPR yang dihentikan seperti pembangunan di Kompleks Rumah Jabatan Anggota (RJA), renovasi toilet di Komplek DPR, pengadaan papan LCD ucapan selamat datang berukuran 3 x 4 meter di halaman depan Gedung Kompleks Parlemen Senayan.
BPK melakukan audit pascakasus renovasi ruang Badan Anggaran atau Banggar DPR yang menelan biaya hingga Rp 20,3 miliar. Pengadaan kursi untuk menggantikan kursi mewah yang telah dikeluarkan pihak Setjen DPR juga terpaksa dihentikan.
Jaka mengatakan, informasi yang diterima audit BPK telah rampung sehingga proyek bisa kembali dilanjutkan. "Sudah selesai kok. Kan enggak bisa lama-lama dihentikan," ucap dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang