Agustus, Rekam Data E-KTP Kediri Rampung

Kompas.com - 25/04/2012, 13:00 WIB

KEDIRI, KOMPAS.com - Perekaman data kependudukan secara elektronik (e-KTP) di Kabupaten Kediri, Jawa Timur baru berjalan sepekan ini. Meskipun demikian Pemerintah setempat optimistis bisa memenuhi target merampungkan  program ini jangka waktu empat bulan.

Jumlah penduduk di Kabupaten Kediri mencapai 1,4 juta jiwa yang tersebar di 26 kecamatan. Dari jumlah tersebut ada 1,2 juta jiwa wajib KTP. Sejak tanggal 17 April kemarin pengoperasian e-KTP mulai diujicobakan dengan pelayanan 100 jiwa perhari.

Kendala yang dihadapi untuk program ini adalah terbatasnya peralatan dan kualitas sumber daya manusia untuk mengoperasikannya. Saat ini hanya ada dua alat perekam di setiap kecamatan. Keduanya digunakan secara bergantian oleh delapan operator.

"Ya maklum saja, alatnya kan baru sehingga petugasnya masih harus banyak belajar," kata Edhy Purwanto, Pelaksana tugas Kepala Bagian Humas Pemkab Kediri, Rabu (25/4/2012).

Namun demikian ia optimistis mampu menyelesaikan perekaman terhadap seluruh wajib KTP pada Agustus nanti, atau lebih awal dari target nasional pada September. "Jumlah pelayanan perhari akan kita tingkatkan menjadi 500 jiwa," imbuhnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau