Pilkada dki

Alex Ogah Tanggapi Pernyataan Foke Soal RT/RW

Kompas.com - 25/04/2012, 15:08 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, atau yang akrab dipanggil Foke, mengkritisi tindakan Paguyuban RT/RW yang mendukung kandidat bakal calon gubernur dan wakil gubernur Alex Noerdin dan Nono Sampono. Menurut Foke, pemakaian perangkat kemasyarakatan RT/RW sebagai alat kampanye menyalahi aturan.

Terkait hal itu, Alex Noerdin yang dijumpai dalam pelatihan 7.500 relawan di JI Expo Kemayoran, Rabu (25/4/2012), mengaku tak mau berkomentar atas pernyataan pesaingnya dalam Pilkada DKI tersebut. "Ah, biarkan. Kalau soal dia ngomong apa, saya tidak mau komentar," ucap Alex sambil terburu-buru menaiki mobilnya.

Menurut dia, warga yang mendapat pelatihan sebagai tim suksesnya adalah para relawan. "Saya lihat bentuk upaya pelatihan terhadap relawan ini sudah sangat baik, bagus," ucap Alex.

Ditemui di antara ribuan relawan yang membanjiri arena JI Expo Kemayoran, Ketua Pokja RW 01 Kampung Manggis, Manggarai, Jakarta Selatan, Mardiyanto, mengatakan, konsolidasi tim sukses Alex-Nono sudah dilakukan hingga tingkat RW.

"Saya ke sini bawa ada delapan orang yang sukarela jadi relawan tim sukses Alex-Nono. Kalau saya sendiri jadi tim sukses karena kebetulan pengurus ranting PPP (salah satu partai pendukung Alex-Nono)," ucap Mardiyanto.

Ia menuturkan, bentuk penarikan dukungan di tempat tinggalnya terbilang cukup sengit. Pasalnya, mendekati dilakukannya Pilkada DKI, banyak partai yang mulai mendekati para warga. Mardiyanto pun membantah adanya arahan dari tingkat RT ataupun RW setempat terkait pemilihan salah satu kandidat.

"Enggak ada. Kami saling menghormati saja. Ketua RT saya orang partai lain. Kalau ketua RW saya, dia orang mampu. Jadi dia sepertinya enggak ikut begini-beginian," ujar Mardiyanto.

Sebagai tim sukses, kata Mardiyanto, dirinya mengaku mendapat dana operasional yang digunakan untuk jasa menjaring dukungan. "Katanya, satu orang Rp 400.000, untuk transpor dan jasa sampai nanti nyoblos. Itu untuk dana operasional kami sebagai tim sukses. Cuma sekarang sih belum dapat," kata Mardiyanto.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau