Politik perancis

Sarkozy Tak Bersepakat dengan Ekstrem Kanan

Kompas.com - 26/04/2012, 03:44 WIB

Paris, Rabu - Presiden Perancis Nicolas Sarkozy mengatakan, Rabu (25/4), dia tidak akan membuat sebuah kesepakatan dengan kubu ekstrem kanan Front Nasional-nya Marine Le Pen, yang didukung oleh hampir seperlima suara dalam pemilu presiden putaran pertama, dengan memberi mereka jabatan kabinet atau membantu mereka memenangi kursi di parlemen.

Sebuah jajak pendapat memperlihatkan sepertiga pendukung Sarkozy menginginkannya melepas kebijakan lalu dan membuat aliansi dengan Front setelah 17,9 persen suara yang didapat Le Pen hari Minggu membuat 6,4 juta pendukungnya menjadi faktor kunci pada putaran kedua tanggal 6 Mei.

Sarkozy yang konservatif mendapatkan 27,2 persen suara, dan bersama François Hollande dari kubu sosialis yang mendapatkan 28,6 persen suara akan maju ke putaran kedua. Mereka berupaya memperoleh suara ekstrem kanan itu tanpa membuat marah pendukung tradisional mereka.

Sarkozy mengatakan hari Rabu bahwa mendengarkan para pendukung Le Pen tidak berarti dia bisa membayangkan menteri-menteri ekstrem kanan dalam sebuah pemerintah yang dipimpin konservatif.

”Tidak akan ada pakta dengan Front Nasional,” katanya kepada radio France Info, dengan mengatakan ada terlalu banyak isu di mana kedua partai itu tidak sepakat untuk membayangkan memberi jabatan kabinet pada partai ekstrem kanan itu.

”Kami perlu bicara pada 18 persen yang memilih Marine Le Pen,” kata Sarkozy. ”Saya tidak menganggap 18 persen ini sebagai orang dengan gagasan-gagasan ekstrem kanan. Hollande mengatakan, ’Mereka salah’. Saya tidak menganggap ketika orang membicarakan itu adalah salah.”

”Tapi saya tidak ingin menteri dari Front Nasional. Saya tidak pernah menginginkan itu. Delapanbelas persen yang memilih Front Nasional bukan milik saya, tetapi adalah tugas saya berbicara kepada mereka,” katanya.

Perancis mengadakan pemilu parlemen pada bulan Juni dan Le Pen, yang partainya tidak memiliki kursi pada parlemen yang akan habis masa jabatannya, berharap memanfaatkan lonjakan dalam suara yang memilihnya dalam pemilu presiden.

Hollande mengatakan kepada televisi France 2 dia tidak akan membuat kesepakatan dengan pihak ekstrem kanan, tetapi dia ingin memperlihatkan dia mengerti kekhawatiran dan kemarahan para pemilih mengenai ditutupnya pabrik-pabrik.

Kandidat Sosialis itu, yang unggul 10 poin atas Sarkozy dalam jajak pendapat mengenai putaran kedua, mengatakan, kalau terpilih dia akan mencoba mencegah serangkaian pemutusan hubungan kerja industri yang menurutnya telah sengaja ditunda sampai setelah pemilu.(Reuters/AFP/DI)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau