Molor, Biaya Pengambilan Data E-KTP Ditanggung Daerah

Kompas.com - 26/04/2012, 11:20 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur Jatim memberi tenggat waktu pengambilan data e-KTP tahap I hingga akhir bulan ini.

Jika belum juga selesai, Pemprov maupun Pemerintah Pusat mengancam akan menghentikan subsidi dana kegiatan mengambilan data e-KTP. Dengan demikian, pemerintah daerah harus membiayai sendiri proses tersebut hingga selesai 100 persen.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Kependudukan Provinsi Jatim, Hary Soegiri mengatakan, ketegasan itu diperlukan agar pelaksanaan e-KTP dapat berjalan sesuai target waktu yang diharapkan.

"Kami tetap optimistis, karena dari 12 kabupaten/kota tahap I, saat ini sudah enam daerah yang selesai 100 persen. Enam daerah sisanya progres pelaksanaanya sebagian besar sudah 70 persen," kata Hary, Kamis (26/4/2012).

Hingga 23 April lalu, ada tiga lagi daerah yang sudah menuntaskan pengambila data, yakni Kabupaten Ngawi, Pamekasan, dan Kota Batu. Sebelumnya, tiga daerah yang mendahului adalah Kota Blitar, Kota Pasuruan dan Kota Mojokerto.

Sementara 6 daerah yang belum menyelesaikan adalah Kabupaten Sidoarjo (78,51 persen), Sampang (54,32persen), Kota Kediri (76,48 persen), Kabupaten Malang (72,61persen), Kota Madiun (76,49 persen), dan Surabaya (70 persen).

Tiga daerah yakni Kabupaten Ngawi, Pamekasan dan Kota Batu kata Hary sebenarnya belum mencapai 100 persen, tapi sudah dinyatakan selesai karena sudah tidak ada wajib KTP. "Hal yang sama sebenarnya juga terjadi di Kota Batu dan Kabupeten Pamekasan," tambahnya.

Dia berharap, enam daerah yang belum selesai membuat berbagai terobosan agar pengambilan data e-KTP dapat cepat selesai.

Di Surabaya, untuk mengejar target sisa pengambilan data e-KTP, pemerintah kota melakukan sistem jemput bola, menambah jam pengambilan data hingga malam hari, dan menambah peralatan elektronik pengambilan e-KTP.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau