Berkat "Klepon", Developer Indonesia Magang di Markas Angry Birds

Kompas.com - 26/04/2012, 16:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pengembang aplikasi Indonesia berkesempatan sowan ke kantor Rovio, di Finlandia, perusahaan yang membuat game Angry Birds.

Tak hanya belajar mengembangkan aplikasi, ia juga akan mempelajari strategi bisnis menjual aplikasi.

Dia adalah Affath Firdausi, developer yang membuat aplikasi game Klepon Stack untuk ponsel Nokia.

Affath akan berkunjung dan magang di kantor Rovio selama sepekan karena game buatannya, Klepon Stack, keluar sebagai juara di antara 10 aplikasi yang menjadi finalis "Nokia Asha Apps Challenge" yang diselenggarakan Nokia Indonesia.

Dalam membuat aplikasi ini, mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia angkatan 2008 ini terinspirasi dari kelepon, makanan favoritnya.

Dalam game ini, pemain harus menumpuk kelepon yang berbentuk bulat, wajik bentuk kotak, dan sukun berbentuk segitiga. Tak sekadar menumpuk, pemain harus menjaga keseimbangan agar makanan itu tidak jatuh.

Menurut Narenda Wicaksono, Developer Manager Nokia South East Asia, aplikasi Klepon Stack berpotensi menjadi game "The Next Angry Birds" asal Indonesia. "Game ini menggunakan engine fisika, di mana ada prinsip ilmu fisika di sana, seperti gravitasi," ujar Narenda di sela-sela acara Nokia Developer Program Jakarta, Kamis (26/4/2012).

Naren sendiri akan menemani Affath ke Rovio. Menurut perjanjian kerja sama antara Nokia Indonesia dengan Rovio, Affath akan diajarkan membuat game yang baik sekelas Angry Birds dan cara bagaimana menjual dan mempromosikan sebuah aplikasi.

Saat ini Klepon Stack masih menyediakan 9 level. Pria kelahiran 3 Februari 1990 ini berjanji akan mengembangkan game ini agar jumlah levelnya bertambah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau