PURWAKARTA, KOMPAS.com - Sejak mulai digelar pertengahan April ini, pemerintah Kabupaten Purwakarta baru selesai mendata sekitar tujuh persen dari 700.000 jiwa penduduk target kartu tanda penduduk atau KTP elektronik. Keterbatasan perangkat membuat proses pembuatan KTP elektronik terhambat.
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Purwakarta, Agus Rahlan Suherlan, Jumat (27/4/2012) mengatakan, pihaknya berupaya menyelesaikan target sebelum akhir tahun 2012. Namun, upaya itu terhambat oleh keterbatasan perangkat.
"Satu kecamatan 1-2 paket alat, efektif mulai jalan pertengahan April ini dan sejauh ini tujuh persen warga sasaran sudah terdata, semoga bisa segera selesai sebelum Oktober 2012," kata Agus.
Kendala lain yang dihadapi petugas adalah kurang proposionalnya alat dengan jumlah penduduk. Kecamatan tertentu, seperti Maniis dan Sukasari, minim penduduk. Sementara kecamatan lain, seperti Purwakarta dan Plered, jumlah penduduknya beberapa kali lipat dari Sukasari dan Maniis.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang