Buruh Jatim Sudah Pemanasan Demo "May Day"

Kompas.com - 27/04/2012, 22:36 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Ratusan buruh dari berbagai daerah di Jatim menggelar unjuk rasa mendesak pemerintah menghapus praktik outsourcing di Jatim, Jumat (27/4/2012).

Unjuk rasa tersebut adalah aksi pemanasan menjelang aksi turun jalan besar-besaran pada peringatan hari buruh 1 Mei 2012 mendatang.

Ratusan massa buruh yang tergabung dalam FSPMI, Garda Metal, Srikandi Metal, dan ABM Jatim ini menggelar unjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Mereka memakan hampir separuh Jalan Gubernur Suryo dan sempat memacetkan arus lalu lintas di jalan setempat.

Koordinator aksi, Chamim Tohari mengatakan, penghapusan outsorcing memang menjadi tuntutan utama pada aksi buruh memperingati hari buruh sedunia, Selasa (1/5/2012) pekan depan.

"Sekitar 90 persen buruh di wilayah industri Jatim seperti di Surabaya, Gresik, Sidoarjo, dan Pasuruan masih menggunakan kontrak outsourcing," katanya.

Informasi yang dihimpun dari Polda Jatim, pada 1 Mei mendatang, sekitar 79.450 buruh dari 17 elemen akan turun jalan di sejumlah daerah di Jatim.

Tiga daerah dengan jumlah massa terbesar yakni di Surabaya dengan 25 ribu orang dalam 4 elemen, Gresik dengan 20 ribu orang dalam 3 elemen, dan Pasuruan dengan 20 ribu orang dalam 3 elemen.

Elemen buruh tersebut antara lain Forum Komunikasi Pekerja Antar Kebun, Serikat Buruh Migran, karyawan PT Play Wood Indo, Sarbumusi, SPSI, SPN, karyawan PT MBM, dan aliansi buruh se-Jawa Timur.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau