BARCELONA, KOMPAS.com — Legenda Bulgaria, Hristo Stoitchkov, mengaku sedih mendengar Pelatih Pep Guardiola memutuskan untuk mengakhiri kariernya di Barcelona. Ia menilai, semua pendukung tim berjuluk "Blaugrana" itu pasti akan merasa kehilangan sosok pelatih berusia 41 tahun tersebut.
Pep mengumumkan keputusan itu kepada publik dengan didampingi oleh Presiden Barcelona Sandro Rosell dan Direktur Olahraga Andoni Zubizarreta, serta disiarkan secara langsung di Barca TV dan situs klub. Ia menyampaikannya setelah kegagalan timnya untuk maju ke babak final Liga Champions dan menipisnya peluang Barca untuk meraih gelar La Liga pada musim ini.
"Saya sangat sedih. Sekarang adalah hari yang menyedihkan karena sebuah mitos dari Barca telah hilang. Terakhir, hal itu datang di era Johan Cruyff," ujar Stoitchkov yang juga mantan bintang Barcelona.
"Barcelona tidak pernah memiliki seorang pelatih yang dapat memenangkan enam gelar dalam satu musim. Mungkin, dia tidak memiliki dukungan yang tidak diperlukan klub lagi," tambahnya.
Meski demikian, menurut Stoitchkov, keputusan Pep tersebut tidak akan terlalu memengaruhi performa Barcelona. Legenda Barcelona era 1990-an ini menilai, dengan pelatih siapa pun, Barcelona pasti akan tetap menjadi klub besar dengan sejumlah pemain berkualitas.
"Barca adalah tim terbaik di dunia, jadi hal itu tidak akan terlalu memengaruhi mereka," kata Stoitchkov.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang