Di Matteo dan Konsep "Barca dalam Kostum Biru"

Kompas.com - 29/04/2012, 10:48 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Tak ada yang tekanan yang dirasakannya terkait spekulasi kedatangan Pep Guardiola, ke Stamford Bridge setelah mantan pelatih Barcelona itu mengumumkan keputusannya untuk tak melanjutkan kontrak bersama klub pada musim depan. Setidaknya, hal itu yang diakui oleh pelatih sementara Chelsea, Roberto Di Matteo, ketika ditanyakan kemungkinan untuk mendapatkan posisi pelatih tetap di tim berjuluk "The Blues" itu.

Namun, dengan terus terang, Di Matteo menyatakan ketidaksetujuannya terhadap kemungkinan penerapan filosofi Barcelona di dalam tim. Menurutnya, filosofi dan konsep itu sulit diterapkan jika merujuk pada akar sejarah setiap klub.

"Sejarah memberi tahu kita, sulit untuk meniru budaya suatu klub ke klub yang lain. Dia mungkin menjadi orang pertama yang melakukannya. Namun, jika Anda melihat ke belakang, tampak itu memang berbeda," ungkapnya seperti dilansir oleh AFP.

Pemilik klub, Roman Abramovich, memang disebut-sebut sangat mendambakan konsep "Barcelona dalam kostum biru". Konsep ini menunjukkan bahwa Guardiola adalah manajer yang paling sempurna untuk menyampaikan visi itu.

Pelatih asal Italia itu mengatakan Chelsea memiliki karakter dan gaya permainan khas yang juga menakutkan lawan. Buktinya, di bawah kepemimpinan Di Matteo, mereka berhasil mengalahkan juara bertahan Eropa dalam laga semifinal Liga Champions, Selasa lalu.

Fernando Torres dan kawan-kawan berhasil mengamankan tempat di final liga untuk berhadapan dengan Bayern Muenchen, meski terus menuai protes atas gaya permainan bertahan yang diterapkan saat melawan Lionel Messi dan kawan-kawan dalam dua leg. Namun, Di Matteo mengaku tak peduli.

"Kami tak peduli. Kami mencetak tiga gol saat melawan Barcelona. Bisa dibilang, kami mencetak gol terbaik dengan gol Ramires. Orang-orang dapat berbicara sebanyak yang mereka mau. Kami sudah melalui dua leg. Dua gaya permainan sepa bola yang berbeda, namun kami sudah berada di final," tandasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau