Kesempatan Terakhir City

Kompas.com - 30/04/2012, 12:00 WIB

LONDON, KOMPAS.com — Derbi Manchester pekan ini menjadi kesempatan terakhir Manchester City untuk kembali ke puncak klasemen dan membuka lebar pintu juara Liga Primer. City menentukan nasibnya sendiri saat menjamu Manchester United, Selasa (1/5) dini hari WIB. Tiga poin harga mati bagi City untuk menghentikan MU.

City tampil di kandang dengan skuad lengkap. Mario Balotelli juga bisa dimainkan setelah menjalani hukuman kartu merah. Namun, penyerang tim nasional Italia itu belum tentu dimainkan mengingat laga penentuan juara Liga Primer ini bisa berantakan jika Balotelli kembali berulah.

”Saya memiliki 48 jam sebelum pertandingan untuk memutuskan apakah dia bermain atau tidak,” ujar Manajer City Roberto Mancini, Minggu (29/4).

Mancini akan lebih memilih Sergio Aguero dan Carlos Tevez di lini depan. Gelandang David Silva dan Samir Nasri menjadi kreator serangan didukung oleh Yaya Toure. Lini belakang City dalam formasi lengkap setelah Micah Richards pulih dari cedera hamstring. Ia akan mengisi barisan pertahanan bersama Gael Clichy, Joleon Lescott, dan kapten Vincent Kompany.

Namun, di tengah tekanan yang sangat besar untuk meraih juara, para pemain City membutuhkan ketenangan. Saat konferensi pers, Mancini tampil tenang, ceria, dan bercanda dengan para wartawan. Ini menjadi cerminan suasana tim yang ingin dia ciptakan menjelang derbi.

Sementara MU masih bermasalah dengan inkonsistensi lini pertahanan. MU kehilangan dua poin pekan lalu saat dipaksa bermain 4-4 oleh Everton. Manajer MU Sir Alex Ferguson kemungkinan akan mencoret bek sayap Rafael setelah dua kali terlambat menutup pergerakan pemain Everton hingga tercipta dua gol.

Ferguson memiliki pilihan Phil Jones atau Chris Smalling untuk melapis pertahanan. Lapangan tengah yang menjadi pusat pertarungan bisa diperkuat dengan memasang Ryan Giggs atau Tom Cleverley. Danny Welbeck dipastikan menjadi andalan lini depan bersama Wayne Rooney.

MU yang unggul tiga poin dari City masih berpeluang besar meraih juara ke-20 jika membawa pulang satu poin. Jika kalah, City akan ke puncak klasemen karena unggul selisih gol.

”Saya pikir City kemungkinan akan juara. Ya, saya pikir dengan dua pertandingan tersisa mereka memiliki peluang besar,” ujar Ferguson jika MU kalah.

Namun, Mancini menilai MU tetap favorit juara meskipun kalah di derbi yang akan disaksikan oleh 650 juta pemirsa di seluruh adalah Swansea City dan Sunderland. Sementara City harus melawan Newcastle United dan Queens Park Rangers (QPR).

QPR hanya unggul selisih gol dari Bolton, penghuni posisi teratas zona degradasi, dengan nilai 34.

Chelsea melaju

QPR gagal menjauh dari zona degradasi setelah dihajar 6-1 oleh Chelsea pada Minggu malam. ”The Blues” meneruskan penampilan cemerlang di bawah pelatih sementara Roberto Di Matteo.

Bomber bernilai 50 juta poundsterling, Fernando Torres, mencetak tiga gol pertamanya bersama Chelsea. Tiga gol lainnya dicetak oleh Daniel Sturridge, John Terry, dan Florent Malouda. QPR membalas melalui Djibril Cisse pada menit ke-85.

”Saya sangat gembira. Saya tahu jika saya bekerja keras gol-gol akan berdatangan,” ujar Torres.

Chelsea sementara naik ke peringkat kelima dengan 61 poin, menggusur Tottenham Hotspur yang mengantongi nilai 59. Spurs bisa kembali ke posisi kelima, jatah terakhir di zona Eropa, jika mengalahkan Blackburn Rovers. Laga itu selesai Minggu menjelang tengah malam setelah berita ini dicetak.

(REUTERS/AFP/AP/ ESPN/ANG)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau