Karena Ji-sung, Dong-hae "Suju" Fans Berat MU

Kompas.com - 30/04/2012, 12:49 WIB

SEOUL, KOMPAS.com — Sama halnya dengan di Indonesia, fans Manchester United di Korea Selatan juga sangat melimpah. Namun bedanya, keterikatan emosional para fans di Korsel tak lepas dari keberadaan Park Ji-sung dalam skuad utama tim berjuluk "The Red Devils" itu.

Popularitas Ji-sung disebut-sebut sama dengan Yao Ming, pemain basket pertama China yang bermain di kompetisi NBA, serta Liu Xiang, pelari pertama China yang mampu meraih tiga penghargaan kelas dunia dalam atletik. Apalagi, gelandang kelahiran Seoul itu dipercaya pula menjadi kapten MU.

Oleh karena keberadaan Ji-sung, banyak penduduk Korea Selatan yang nge-fans berat dengan Manchester United. Tak terkecuali, para bintang dan selebritas, seperti Lee Dong-hae, salah satu personel Super Junior.

Seperti dikutip dari salah situs fans Suju Indonesia, Sujunesia, Dong-hae pernah menyempatkan diri hadir dalam acara amal di Seoul yang dihadiri pula oleh Ji-sung dan para pemain MU saat menggelar tur Asia mereka pada tahun 2009.

Dong-hae disebutkan sangat gembira bisa bertemu langsung dengan Ji-sung dan para pemain MU. Dia memanggil pemain berusia 31 tahun itu dengan panggilan "Ji-sung Oppa" atau "Kakak Ji-sung". Tindakannya langsung menarik perhatian dan membuat mantan pemain timnas itu segera menghampirinya.

Dong-hae pun tak menyia-nyiakan kesempatan itu dan memperkenalkan dirinya sebagai personel Super Junior yang sangat mengagumi Ji-sung dan tim MU. Penyanyi berusia 25 tahun itu pun meminta berkat untuk dirinya dari Ji-sung.

Tak disangka, Ji-sung ternyata juga mengenalnya dan merasa terkejut pula bisa bertemu dengan personel Suju. Ji-sung pun memberikan tanda tangannya dan menuliskan ucapan selamat ulang tahun untuk Dong-hae dalam selembar kertas.

Goal.com
mencatat bahwa populasi para penggemar MU di Korea Selatan memang luar biasa. Tercatat, sekitar 7.000 fans menyaksikan sesi latihan European Champions 2008 di Seoul. Waktu itu, penyelenggara juga mengklaim bahwa 10.000 tiket habis terjual untuk menonton kompetisi itu. Manajer MU, Sir Alex Ferguson, sampai terkagum-kagum.

"Kami sangat senang berada di sini dan mengenal bahwa basis fans kami di Korea sangat luar biasa," ungkap pelatih asal Skotlandia itu.

Edwin van Der Sar yang dalam tur itu masih berstatus kiper MU juga terkagum-kagum dengan euforia fans Korea Selatan ketika mereka bertandang ke Negeri Ginseng itu.

"Saya ingat reaksi dari para fans ketika Anda masuk ke lapangan atau melakukan penyelamatan atau mencetak gol. Rasa hormat dan keceriaan dari para fans, para pemain sangat menghargainya," tutur pria asal Belanda itu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau