Pasar Murah dan Sunatan Massal Warnai Hari Buruh

Kompas.com - 30/04/2012, 13:55 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.com - Personil gabungan dari TNI-Polri siap mengamankan aksi unjukrasa pada Hari Buruh di Makassar yang jatuh pada 1 Mei, besok. Bahkan dirangkaikan dengan berbagai kegiatan seperti pasar murah dan sunatan massal.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang hanya berunjukrasa, Hari Buruh tahun ini diperingati dengan digelar pasar murah dan sunatan massar di Pelabuhan Internasional Sukarno Hatta, Makassar. Nantinya, para buruh pelabuhan bisa berbelanja di pasar murah tersebut dan menghitamkan anak-anak mereka secara gratis.

Diperkirakan jumlah massa yang akan berunjukrasa mencapai ribuan orang yang terbagi di beberapa lokasi seperti Kantor Gubernur Sulsel dan DPRD Sulsel yang terletak di Jalan Urip Sumoharjo. Massa dari berbagai elemen buruh dan masyarakat ini awalnya akan berkumpul di bawah jembatan layang (fly over) mulai pukul 09.00 Wita.

Sebanyak 800 personil dari berbagai fungsi di jajaran Polrestabes Makassar dikerahkan dengan di-backup 500 personil Polda Sulsel terfokus pada titik unjukrasa di fly over, Kantor Gubernur dan DPRD Sulsel. Sedangkan personil TNI ditempatkan di objek vital seperti gedung-gedung perkantoran, perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan lainnya.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel, Kombes Pol Chevy Ahmad Sopary yang dikonfirmasi Kompas.com, Senin (30/04/2012) siang mengungkapkan, berdasarkan pembicaraan antara koodinator aksi dan TNI/Polri, massa mencapai ribuan yang terbagi dari beberapa kelompok di tempat terpisah.

"Pengamanan kita libatkan TNI untuk menjaga objek-objek vital. Sedangkan polisi mengamankan aksi di fly over, kantor Gubernur dan DPRD Sulsel. Adapun sistem pengamanan secara terbuka dan tertutup dengan melibatkan seluruh fungsi dalam artian polisi berseragam lengkap dan polisi berpakaian preman," ungkap Chevy.

Selain itu, lanjut Chevy, puluhan polisi wanita (Polwan) pada barisan terdepan sekaligus menyatu dengan para buruh membagi bagikan air mineral dan permen kepada pengunjukrasa. "Jadi seperti biasa, kita siapkan polwan cantik untuk menyejukkan suasana aksi hari buruh," tandas Chevy.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau