Dangdut dan "Doorprize" Ramaikan Hari Buruh di Surabaya

Kompas.com - 01/05/2012, 12:19 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Peringatan Hari Buruh, Selasa (1/5/2012), di kompleks Tugu Pahlawan Surabaya dibuat meriah dengan menghadirkan pertunjukan musik dangdut dan undian berhadiah.

Beberapa hadiah yang dipersiapkan antara lain delapan unit sepeda gunung yang disiapkan. Selain itu, 2 unit TV Toshiba, 2 unit kulkas Toshiba, 1 mesin cuci Dempo, 1 alat toaster (pemanggang roti), 1 kompor gas, 1 kipas angin dan 1 DVD player.

Ketua pelaksana acara, Sya'roni, mengklaim, acara itu didukung oleh sebagian besar serikat buruh se-Jawa Timur yakni 33 serikat buruh. ''Kami tidak hanya bersenang-senang, kami juga memberikan kesempatan buruh untuk berorasi menyampaikan aspirasinya di atas panggung,'' katanya.

Di lokasi, peringatan hari buruh tersebut terkesan semi formal. Di depan panggung terdapat ratusan kursi yang tidak semuanya terisi oleh buruh. Di sisi depan, dihadiri sejumlah pejabat dari Pemprov Jatim, Wakil Gubernur Jatim, Saifullah Yusuf, dan Ketua DPRD Jatim, Imam Sunardi.

Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Kependudukan Jatim, Hary Soegiri, acara tersebut murni inisiatif dari buruh, tidak ada fasilitas dari Pemprov Jatim. ''Itu dari buruh untuk buruh, juga ada partisipasi dari perusahaan,'' katanya.

Peringatan hari buruh kali ini, pihaknya memang sengaja memecah konsentrasi massa agar tidak hanya terfokus di kantor gubernur dan Gedung Negara Grahadi. Massa buruh dipecah di enam lokasi kabupaten/kota, yakni Pasuruan, Gresik, Madiun, Malang, Balai Kota Surabaya dan Kantor Gubernur Jatim.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau