"May Day" Damai, Presiden Beri Apresiasi

Kompas.com - 01/05/2012, 17:49 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan apresiasi kepada semua elemen buruh yang turun ke jalan guna merayakan Hari Buruh Internasional, Selasa (1/5/2012).

Unjuk rasa yang dilakukan buruh, di antaranya menuntut kenaikan upah minimum regional (UMR) dan penghapusan outsourcing, berjalan damai. Menurut Presiden, hal ini dapat menjadi contoh praktik terbaik sebuah demokrasi yang dibangun dari arus bawah.

"Hari ini kita semua menerima hadiah yang sangat istimewa dari buruh. Pengerahan massa tidak identik dengan rusuh dan kekerasan. Kita juga mendapat pesan yang sangat jelas bahwa buruh dapat menjadi model bagi tegaknya dua hal, kebebasan dan ketertiban umum. Buruh telah membuktikan bahwa keduanya dapat bersanding," kata Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Politik, Daniel Sparringa, kepada para wartawan, Selasa.

Daniel mengatakan, Kepala Negara menganggap tertibnya unjuk rasa pada Hari Buruh Internasional adalah buah manis yang dipetik dari perkembangan demokrasi. Daniel juga mengatakan, seluruh komponen bangsa, termasuk elite politik, patut mencontoh apa yang diperlihatkan buruh pada hari ini.

Unjuk rasa dilakukan puluhan ribu buruh terpusat, di antaranya, di Istana Negara, Bundaran Hotel Indonesia, DPR, dan Bandara Soekarno-Hatta.

Terkait hal ini, Polri menyiapkan dua pertiga dari kekuatan setiap satuan wilayah, seperti polda dan polres. Mabes Polri juga menyiapkan 20 satuan setingkat kompi (SSK) anggota Brimob.

Khusus untuk wilayah DKI Jakarta, Polda Metro Jaya menyiapkan 14 SSK anggota Brimob, Sabhara 7 SSK, anggota Polres 6.000 personel, dan anggota TNI sebanyak 15 SSK.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau