Pilkada dki

Fauzi: Jangan Terbuai Janji Berobat Gratis

Kompas.com - 01/05/2012, 18:27 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Warga Jakarta diminta lebih cerdas dan tidak terbuai dengan pernyataan calon gubernur DKI Jakarta yang menjanjikan pelayanan kesehatan gratis. Sebab, jauh sebelum gaung Pilgub DKI terdengar, Pemprov DKI Jakarta telah menyediakan pelayanan kesehatan gratis dan menerbitkan Kartu Keluarga Miskin (Gakin), Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), maupun Asuransi Kesehatan (Askes) dengan pelayanan kesehatan prima.

"Kepada para warga agar lebih cerdas dan jangan terbuai oleh janji-janji yang diembuskan oleh kelompok-kelompok tertentu. Jangan cuma janji-janji doang, ini-itu gratis. Pelayanan kesehatan dijanjiin gratis. Nanti malah cuma dikasih kartu doang. Begitu mau dipake, kartunya malah enggak bisa digunain. Yang aneh, janjinya macam-macam. Padahal, programnya sudah dijalanin oleh Pemprov," kata Fauzi Bowo, Gubernur DKI Jakarta, saat kunjungan ke RW 03 Kelurahan Petamburan, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (1/5/2012).

Menurutnya, selain gratis, saat ini rumah sakit umum daerah (RSUD) maupun puskesmas kelurahan/kecamatan di DKI pelayanannya sudah memiliki standar internasional.

"Kesehatan merupakan prioritas tertinggi dalam program pembangunan Jakarta. Karena ini tuntutan warga Jakarta yang menginginkan pelayanan kesehatan yang tinggi. Ini sudah menjadi standar Jakarta. Saya tahu tidak semua provinsi dan kota di Indonesia mempunyai pelayanan selengkap seperti di Jakarta," ujarnya.

Ditegaskan Fauzi, warga miskin di Jakarta juga punya hak hidup yang sama. Pelayanan kesehatan yang ada di Jakarta, sambungnya, memang telah banyak membantu warga miskin. "Operasi jantung kita (Pemprov DKI Jakarta) bayarin. Cuci darah juga tidak sedikit orang yang kita biayai," imbuhnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau