JAKARTA, KOMPAS.com — Warga Jakarta diminta lebih cerdas dan tidak terbuai dengan pernyataan calon gubernur DKI Jakarta yang menjanjikan pelayanan kesehatan gratis. Sebab, jauh sebelum gaung Pilgub DKI terdengar, Pemprov DKI Jakarta telah menyediakan pelayanan kesehatan gratis dan menerbitkan Kartu Keluarga Miskin (Gakin), Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), maupun Asuransi Kesehatan (Askes) dengan pelayanan kesehatan prima.
"Kepada para warga agar lebih cerdas dan jangan terbuai oleh janji-janji yang diembuskan oleh kelompok-kelompok tertentu. Jangan cuma janji-janji doang, ini-itu gratis. Pelayanan kesehatan dijanjiin gratis. Nanti malah cuma dikasih kartu doang. Begitu mau dipake, kartunya malah enggak bisa digunain. Yang aneh, janjinya macam-macam. Padahal, programnya sudah dijalanin oleh Pemprov," kata Fauzi Bowo, Gubernur DKI Jakarta, saat kunjungan ke RW 03 Kelurahan Petamburan, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (1/5/2012).
Menurutnya, selain gratis, saat ini rumah sakit umum daerah (RSUD) maupun puskesmas kelurahan/kecamatan di DKI pelayanannya sudah memiliki standar internasional.
"Kesehatan merupakan prioritas tertinggi dalam program pembangunan Jakarta. Karena ini tuntutan warga Jakarta yang menginginkan pelayanan kesehatan yang tinggi. Ini sudah menjadi standar Jakarta. Saya tahu tidak semua provinsi dan kota di Indonesia mempunyai pelayanan selengkap seperti di Jakarta," ujarnya.
Ditegaskan Fauzi, warga miskin di Jakarta juga punya hak hidup yang sama. Pelayanan kesehatan yang ada di Jakarta, sambungnya, memang telah banyak membantu warga miskin. "Operasi jantung kita (Pemprov DKI Jakarta) bayarin. Cuci darah juga tidak sedikit orang yang kita biayai," imbuhnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang