KOMPAS.com - Romano Faneti menjelma jadi bintang yang paling bersinar usai menjuarai GP Spanyol akhir pekan lalu. Keberhasilannya naik podium utama kelas Moto3, Minggu (29/4/12), membuat pebalap berusia 16 tahun tersebut menjadi buah bibir sejumlah pebalap top MotoGP.
Padahal, ada hal lain yang tetap menarik untuk disimak. Misalnya keberhasilan Casey Stoner menjuarai MotoGP di Sirkuit Jerez, karena ini untuk pertama kali dalam kariernya, juara dunia 2007 dan 2011 tersebut meraih kemenangan di sana, begitu juga aksi Pol Espargaro yang mengalahkan Marc Marquez, dalam perburuan podium utama Moto2.
Namun, topik tentang Fenati menyita perhatian publik, termasuk para bintang MotoGP. Pria kelahiran Ascoli Piceno, Italia, 15 Januari 1996, dianggap sebagai pebalap fenomenal, karena musim 2012 merupakan debutnya di arena grand prix.
Karena itu, wajar bila Fenati diprediksi bakal merajai arena balap motor paling bergengsi di muka bumi ini, karena menuai hasil menjanjikan dalam dua seri yang sudah dilakoninya. Bahkan setelah menjadi runner-up di Qatar, kali ini Fenati tampil sangat luar biasa karena finis dengan gap yang sangat jauh, yaitu 36,139 detik dari Luis Salom, yang berada di belakangnya.
"Tentu saja rasanya menyenangkan. Para pebalap yang saya hanya bisa saksikan lewat televisi tahun lalu, kini membicarakan tentangku," ujar Fenati, tentang apa yang terjadi usai kesuksesannya di Jerez.
Ya, deretan pebalap top MotoGP pun memberikan komentarnya tentang Fenati. Berikut komentar para bintang kelas premier seperti Valentino Rossi, Stoner, Jorge Lorenzo, dan Dani Pedrosa.
Rossi: "Hanya dua kata: sangat impresif. Dia 16 tahun, tetapi terlihat di sini seperti 20 tahun. Sudah lama ditunggu sejak kita melihat seorang berbakat seperti ini. Dia lebih baik daripada saya selama balapan pertamaku, dan dia juga anak yang baik. Ya, dengan cara tertentu dia mengingatkanku pada seseoran..."
Stoner: "Kemenangan yang mengesankan. Fenati sangat berbakat, dan kami sudah memperhatikannya di Qatar. 37 detik mungkin sebuah rekor marjin kemenangan dalam kategori ini."
Lorenzo: "Dia tentu saja memiliki sebuah tempat di masa depan dalam olahraga ini. Dalam kondisi yang sangat sulit, di mana mudah untuk membuat sebuah kesalahan, dia tetap tenang dan mengendarai motor dengan sangat cepat."
Pedrosa: "Saya sudah memperhatikannya di Qatar, ketika dia finis kedua di belakang Vinales. Hari ini dia menang dengan gap yang luar biasa untuk kompetisi ini. Di sana juga ada Antonelli, yang mungkin perlu lebih banyak waktu untuk berkembang..."
Webber juga memberikan pujian
Bukan cuma para pebalap MotoGP yang menyanjungnya. Fenati pun mendapat pujian dari pebalap Formula 1, Mark Webber.
Melalui akun Twitter-nya, bintang asal Australia tersebut menyatakan kekagumannya. Pebalap tim Red Bull Racing ini, yang beberapa kali menyempatkan diri untuk menonton MotoGP secara langsung, mengunggah foto Fenati di atas motornya sesaat setelah melewati garis finis.
"Sungguh bertalenta," ujar Webber.
Mendapat pujian tersebut, Fenati, yang merupakan pebalap tim Italia FMI FTR Honda, langsung memberikan tanggapan. Dia membalas tweet Webber, "Terima kasih banyak, Mark. Saya selalu ikuti balapanmu di F1. Saya merasa terhormat karena anda juga mengikuti balapanku. Sekali lagi terima kasih."
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang