Bintang MotoGP dan Webber Bicarakan Fenati, Si Calon Superstar

Kompas.com - 02/05/2012, 05:07 WIB

KOMPAS.com - Romano Faneti menjelma jadi bintang yang paling bersinar usai menjuarai GP Spanyol akhir pekan lalu. Keberhasilannya naik podium utama kelas Moto3, Minggu (29/4/12), membuat pebalap berusia 16 tahun tersebut menjadi buah bibir sejumlah pebalap top MotoGP.

Padahal, ada hal lain yang tetap menarik untuk disimak. Misalnya keberhasilan Casey Stoner menjuarai MotoGP di Sirkuit Jerez, karena ini untuk pertama kali dalam kariernya, juara dunia 2007 dan 2011 tersebut meraih kemenangan di sana, begitu juga aksi Pol Espargaro yang mengalahkan Marc Marquez, dalam perburuan podium utama Moto2.

Namun, topik tentang Fenati menyita perhatian publik, termasuk para bintang MotoGP. Pria kelahiran Ascoli Piceno, Italia, 15 Januari 1996, dianggap sebagai pebalap fenomenal, karena musim 2012 merupakan debutnya di arena grand prix.

Karena itu, wajar bila Fenati diprediksi bakal merajai arena balap motor paling bergengsi di muka bumi ini, karena menuai hasil menjanjikan dalam dua seri yang sudah dilakoninya. Bahkan setelah menjadi runner-up di Qatar, kali ini Fenati tampil sangat luar biasa karena finis dengan gap yang sangat jauh, yaitu 36,139 detik dari Luis Salom, yang berada di belakangnya.

"Tentu saja rasanya menyenangkan. Para pebalap yang saya hanya bisa saksikan lewat televisi tahun lalu, kini membicarakan tentangku," ujar Fenati, tentang apa yang terjadi usai kesuksesannya di Jerez.

Ya, deretan pebalap top MotoGP pun memberikan komentarnya tentang Fenati. Berikut komentar para bintang kelas premier seperti Valentino Rossi, Stoner, Jorge Lorenzo, dan Dani Pedrosa.

Rossi: "Hanya dua kata: sangat impresif. Dia 16 tahun, tetapi terlihat di sini seperti 20 tahun. Sudah lama ditunggu sejak kita melihat seorang berbakat seperti ini. Dia lebih baik daripada saya selama balapan pertamaku, dan dia juga anak yang baik. Ya, dengan cara tertentu dia mengingatkanku pada seseoran..."

Stoner: "Kemenangan yang mengesankan. Fenati sangat berbakat, dan kami sudah memperhatikannya di Qatar. 37 detik mungkin sebuah rekor marjin kemenangan dalam kategori ini."

Lorenzo: "Dia tentu saja memiliki sebuah tempat di masa depan dalam olahraga ini. Dalam kondisi yang sangat sulit, di mana mudah untuk membuat sebuah kesalahan, dia tetap tenang dan mengendarai motor dengan sangat cepat."

Pedrosa: "Saya sudah memperhatikannya di Qatar, ketika dia finis kedua di belakang Vinales. Hari ini dia menang dengan gap yang luar biasa untuk kompetisi ini. Di sana juga ada Antonelli, yang mungkin perlu lebih banyak waktu untuk berkembang..."

Webber juga memberikan pujian

Bukan cuma para pebalap MotoGP yang menyanjungnya. Fenati pun mendapat pujian dari pebalap Formula 1, Mark Webber.

Melalui akun Twitter-nya, bintang asal Australia tersebut menyatakan kekagumannya. Pebalap tim Red Bull Racing ini, yang beberapa kali menyempatkan diri untuk menonton MotoGP secara langsung, mengunggah foto Fenati di atas motornya sesaat setelah melewati garis finis.

"Sungguh bertalenta," ujar Webber.

Mendapat pujian tersebut, Fenati, yang merupakan pebalap tim Italia FMI FTR Honda, langsung memberikan tanggapan. Dia membalas tweet Webber, "Terima kasih banyak, Mark. Saya selalu ikuti balapanmu di F1. Saya merasa terhormat karena anda juga mengikuti balapanku. Sekali lagi terima kasih."

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau