Proyek mrt

Kemenkeu Minta Pemprov DKI Tepat Waktu soal MRT

Kompas.com - 02/05/2012, 15:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com- Kementerian Keuangan berharap pemerintah provinsi DKI Jakarta tepat waktu menyelesaikan proyek mass rapid transport (MRT).

Untuk tahap pertama adalah persiapan dalam bentuk engineering service bagi kereta api Lebak Bulus-Dukuh Atas (Bundaran HoteI Indonesia) sepanjang 14,5 km. Jangka waktu pendanaan itu sampai akhir tahun 2014 atau dua tahunan lagi. 

Jika tak tepat waktu, tahapan berikutnya berpotensi terhambat. Demikian disampaikan Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan Rahmat Waluyanto, Rabu (2/5/2012), di Jakarta.

"Kalau tepat waktu, loan tahap kedua dan tahap ketiga untuk dana pembangunan konstruksi MRT dari Jepang akan diproses kembali," ujar Rahmat.

Menurut Rahmat, untuk engineering service proyek MRT Kereta Api Lebak Bulus-Dukuh Atas (Bundaran HI) sepanjang 14,5 km, didanai oleh Jepang dengan biaya 112.35 miliar Yen Jepang atau setara 1.12 miliar) dollar AS. Dari dana sebesar itu, 58 persen beban Pemerintah Pusat (Kementerian Perhubungan) dan 42 persen Pemprov DKI.

"Loan dari Jepang yang sudah ditanda tangani adalah untuk proyek berkode IP-536 untuk Engineering Service sebesar 1.87 miliar Yen Jepang. Dana itu diteken 28 November 2006 dan closing date atau berakhirnya 31 Desember 2014," jelas Rahmat.

Adapun untuk pendanaan bernomor IP-554 untuk pembangunan konstruksi MRT tahap pertama senilai 48.15 miliar Yen ditandatangani pada 31 Maret 2009 dan berakhir pada 28 Juli 2019.

"Sementara, loan untuk pembangunan konstruksi MRT tahap II dan III senilai 62.33 miliar Yen baru akan diproses bila sudah ada Daftar Kegiatan (DK)-nya dari Bappenas. Demikian pula dengan pekerjaan tambahan dari Bunderan HI ke Pangkalan Bandan, Kemenkeu masih menunggu DK-nya terlebih dulu," kata Rahma lagi.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau