"The Raid: Redemption" Diserbu di Belanda

Kompas.com - 02/05/2012, 16:16 WIB

AMSTERDAM, KOMPAS.com -- Sejak pertama kali diputar di Toronto Film Festival 2011, The Raid: Redemption menjadi buah bibir di kalangan pecinta film, baik di Indonesia maupun dunia. Film yang digarap oleh sutradara asal Wales, Gareth Evans, ini dianggap media internasional sebagai bentuk baru dan segar dalam lembaran sejarah film laga di dunia.

Di Belanda, film yang dibintangi Iko Uwais dan Yayan Ruhian ini diputar untuk kali pertama di ajang Imagine Film Festival 2012, di Amsterdam. Festival yang sudah 28 kali diadakan ini khusus memutar film bergenre horor, fiksi sains, animasi, dan thriller. Lebih dari 60 judul film dari seluruh dunia diputar di festival ini. Tahun ini, Indonesia diwakili oleh film Madame X, garapan sutradara Lucky Kuswandi, dan The Raid: Redemption.

Diserbu mahasiswa Indonesia di Belanda
Sepanjang festival ini, film The Raid: Redemption diputar tiga kali. Hampir 30 persen dari para penonton yang memenuhi bioskop merupakan mahasiswa Indonesia yang sedang menjalani studi di Belanda. Mereka rela datang jauh-jauh ke Amsterdam dari kota-kota lain. Sebut saja dari Arnhem, Den Haag, Tilburg, Rotterdam, dan juga Wageningen.

Salah satu alasan mereka rela datang jauh-jauh adalah karena mereka banyak mendengar cerita dan membaca resensi positif, baik dari teman-teman di Indonesia maupun dari media. Demikian diungkapkan oleh Nyoman, mahasiswa dari Den Haag. Bahkan, sebelum menonton, Witantra, mahasiswa dari Tilburg, melakukan riset mengenai film tersebut. "Akhirnya terbayar juga setelah menonton filmnya langsung," imbuhnya. "Bikin bangga sih. Tapi filmnya intens banget, bikin capek. Pokoknya deg-degan, soalnya isinya darah darah semua," kata Vina, mahasiswi dari Amsterdam.

Mengundang decak kagum
Sepanjang film berdurasi 100 menit ini, para penonton memang tidak henti-henti dibuat kagum, entah karena aksi laga atau penggambaran kesadisannya. Bahkan, sempat terdengar riuh suara tepuk tangan ketika adegan sang tokoh utama (Iko Uwais) berhasil mengalahkan sang musuh tangguh (Yayan Ruhian). Toh, ada juga satu-dua penonton keluar dari bioskop di tengah film.

Pada akun Twitter-nya, @tbarnyard, seorang warga Belanda, menulis, "The Raid: Redemption keren banget! Yang bilang film Indonesia nggak ada yang bagus, kiss my a**!"

Akun @ardvark juga mengakui, "Kemarin The Raid sukses besar di Imagine FF Amsterdam. Para penonton bergumam "oooh" dan "aaah" di momen momen yang tepat!"

Pemenang penghargaan publik
Kesuksesan film The Raid: Redemption di Imagine Film Festival 2012 bukan sekadar basa-basi. Film ini mendapat penghargaan publik alias menjadi film yang mendapat apresiasi paling tinggi dari para penonton. Penghargaan Sp!ts Silver Scream Award ini diumumkan pada penghujung festival.

The Raid: Redemption memenangkan penghargaan Sp!ts Silver Scream Award mengungguli film kolaborasi dari Finlandia, Jerman, dan Australia, Iron Sky, dan film Spanyol Mientras Duermes.

Dengan penghargaan ini The Raid: Redemption menambah koleksi piala internasional, setelah merebut penghargaan dari Toronto International Film Festival 2011 dan Dublin International Film Festival 2012.

Berkat kesuksesannya di kancah internasional, ditambah kerja sama dengan beberapa jaringan distribusi film internasional, The Raid: Redemption akan diputar secara komersial di jaringan bioskop Eropa, termasuk Belanda. Para penonton Belanda harus bersabar, karena film yang memiliki judul awal Serbuan Maut ini baru akan dirilis pada 28 Juni 2012.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau