Menlu: Menkes Memiliki Nilai Kemanusiaan yang Tinggi

Kompas.com - 02/05/2012, 16:18 WIB

JAKARTA,KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri, Marty Natalegawa beserta istri, tiba di rumah duka mantan Menteri Kesehatan, Endang Rahayu Sedyaningsih, pada pukul 14.40 WIB. Kepada wartawan, beliau mengatakan, almarhum adalah sosok yang selalu menanamkan nilai-nilai kemanusiaan.

"Kami merasakan selama ini bekerjasama dengan beliau, beliau menunjukkan nilai-nilai kemanusiaan, persahabatan, kesetiakawanan dan kegigihan dalam bekerja tanpa pamrih," ungkapnya saat ditemui di rumah duka di Jl. Pendidikan Raya III, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu, (2/5/2012).

"Kami secara pribadi dan keluarga besar Kemenlu merasakan kehilangan. Kepada keluarga yang ditinggakan, dengan doa kita semua, Insya Allah diberikan ketahanan dan keteguhan dalam menghadapi kepulangan beliau," tambahnya.

Jenazah Endang Rahayu Sedyaningsih tiba dirumah duka pada pukul 14.45 Almarhum diantar menggunakan mobil jenazah Rumah Sakit Umum Pusat Nasional (RSUPN) Dr. Cipto Mangungkusumo dengan nomor polisi, B 7239 II. Endang berpulang di RSUPN Dr. Ciptomangunkusumo, Rabu, pukul 11.41 setelah berjuang melawan penyakit kanker paru yang terdeteksi sejak Oktober 2010. 

Sebagai seorang peneliti, Endang sudah dua kali memperoleh penghargaan yaitu sebagai penulis artikel terbaik ke-2 badan Litbangkes tahun 2000, presentasi poster terbaik ke 3 pada Konferensi Asia Pasifik ke-3 tentang "Perjalanan Kesehatan".

Rencanannya, pada Kamis (3/5/2012) pukul 06.30 jenazah diberangkatkan ke kantor Kemenkes untuk mendapat penghormatan terakhir. Selanjutnya,  jenazah diberangkatkan ke San Diego Hills, Karawang, pukul 09.00 dari Kemenkes.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau