Jokowi: Bangun Stadion di Jakarta Mudah

Kompas.com - 02/05/2012, 19:38 WIB

SOLO, KOMPAS.com — Saat menyambangi pendukung Persija Jakarta, The Jakmania, Rabu (2/5/2012) sore, bakal calon gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, menjanjikan pembangunan stadion olahraga.

Saat itu beberapa suporter yang dihampiri Jokowi sempat mengeluarkan celetukan minta dibangunkan stadion.

Jokowi yang saat ini masih menjabat Wali Kota Solo mengatakan, membangun stadion di Jakarta bukan perkara sulit. Jakarta punya dana dan punya lahan yang bisa dibangun menjadi stadion. Ia mendapat informasi, lahan di suatu daerah di Tanjung Priok, Jakarta Utara, bisa dimanfaatkan untuk pembangunan stadion.

"Masak Ibu Kota tidak bisa bangun stadion. Saya kira itu bukan masalah besar karena Jakarta punya tanah dan dana. Untuk membangun stadion hanya perlu dana Rp 1 triliun lebih sedikit, bisa ditangani oleh APBD DKI Jakarta sendiri," kata Jokowi.

Dengan modal itu, menurut Jokowi, pembangunan stadion bisa diwujudkan sepanjang mendapat persetujuan dari DPRD DKI Jakarta.

Jokowi hadir di Stadion Manahan, Solo, dengan kemeja kotak-kotak yang menjadi ciri khasnya. Ia kemudian mendapat kalungan syal Persija dari seorang pendukung. Setelah itu, ia membagikan 10 kemeja kotak-kotak yang dibawanya kepada penonton.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau