Kebakaran di Bekasi Tewaskan Seorang Anak

Kompas.com - 03/05/2012, 10:54 WIB

BEKASI, KOMPAS.com — Seorang anak usia tujuh tahun tewas, sedangkan ayahnya mengalami luka bakar di sekujur tubuh akibat kebakaran di Kampung Rawa Pasung RT 3 RW 6, Kalibaru, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (3/5/2012) dini hari.

Korban tewas bernama Mustar, anak sulung dari dua bersaudara buah cinta pasangan Mardi dan Kholifah. Mustar tewas saat hendak diselamatkan oleh Mardi ketika api masih membara dan menghanguskan gubuk tempat tinggal keluarga itu.

Kebakaran diduga akibat ledakan kompor gas milik keluarga Mardi. Kebakaran juga menghanguskan gubuk-gubuk tetangga Mardi. Deretan gubuk yang ludes ditinggali oleh tujuh keluarga.

Mardi hanya berhasil menyelamatkan anak keduanya, Akbar (4). Namun, dinding api yang berkobar menghalangi upaya Mardi menyelamatkan Mustar.

Meskipun nekat menerobos si jago merah, Mardi tidak bisa menyelamatkan Mustar. Bahkan, Mardi pun terluka bakar amat serius. Diperkirakan luka bakar Mardi mencapai 90 persen sehingga lelaki ini dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat.

Jenazah Mustar dibawa ke RSUD Kota Bekasi. Akbar dan ibundanya diselamatkan oleh warga dan juga dibawa ke RSUD Kota Bekasi.

Kebakaran itu baru bisa dipadamkan warga setelah dua jam. Mobil pemadam kebakaran tidak bisa menjangkau lokasi kebakaran yang berada di gang sempit. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau