Produsen BlackBerry Anggarkan Rp 45 Miliar untuk ITB

Kompas.com - 03/05/2012, 16:05 WIB

ORLANDO, KOMPAS.com - Produsen dan penyedia layanan BlackBerry, Research In Motion (RIM) akan menyediakan dana senilai 5 juta dollar Amerika Serikat atau sekitar Rp 45 miliar untuk 5 tahun kepada Institut Teknologi Bandung untuk pengembangan aplikasi mobile technology di Indonesia.

Pengelolaan anggaran nantinya akan diserahkan kepada ITB. Hal tersebut disampaikan Staf Divisi Riset Teknologi Informasi ITB, Baskara Nugraha, di sela-sela acara Blackberry World 2012, di Orlando, Florida, Rabu (2/5/2012).

"MoU baru akan ditandatangani pekan depan. Setelah itu akan ada perjanjian kerja sama. Dana tersebut untuk lima tahun. Dana tersebut akan kami gunakan untuk sejumlah program, misalnya memberikan beasiswa dan lomba aplikasi," ujar Baskara.

Kerja sama tersebut merupakan bagian program bisnis BlackBerry, terutama untuk Indonesia, yaitu mengutamakan kualitas ketimbang kuantitas aplikasi, mendukung pengembang untuk mendapat keuntungan finansial, dan memberikan dana untuk mendukung developer.

"Dengan sistem operasi BlackBerry 10, developer akan lebih mudah mengembangkan aplikasi baru. Jika mereka sudah memiliki aplikasi untuk sistem operasi lain, mereka bisa dengan mudah mengubah itu supaya sesuai dengan sistem operasi BlackBerry 10," terang Senior Director Alliances Strategy & Business Development RIM, Peter Ng.

Untuk mendukung pemasaran aplikasi BlackBerry, Indosat menyiapkan carrier billing, yaitu pembayaran pembelian aplikasi menggunakan sistem pemotongan pulsa.

"Indosat akan menjadi carrier pertama yang memiliki carrier billing," ujar Presiden Direktur dan CEO Indosat, Harry Sasongko.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau