MANCHESTER, KOMPAS.com — Pelatih Manchester City, Roberto Mancini, tampaknya sudah melupakan kesalahan yang pernah dibuat oleh striker Carlos Tevez. Baginya, tidak ada masalah jika Tevez ingin tetap membela tim tersebut.
Hubungan Mancini dan Tevez sempat memburuk ketika keduanya terlibat konflik pada akhir September 2011. Sejak itu, Tevez sama sekali tak pernah disertakan dalam setiap pertandingan. Setelah meminta maaf kepada Mancini, mantan kapten tim itu kembali memperkuat "The Citizens" pada Februari 2012. Dengan segera ia kembali merebut posisinya di skuad utama tim.
Kini Tevez menjadi salah satu andalan timnya untuk merebut gelar juara Liga Inggris musim ini. Perannya cukup vital karena ia dan teman-temannya dituntut untuk memberikan kemenangan dalam dua laga tersisa. Setelah itu, Mancini tidak akan segan-segan untuk mempertahankan pemain Argentina tersebut.
"Mengapa tidak? Dia punya kontrak dan dia pemain bagus. Namun, untuk saat ini, konsentrasi kami ada pada pertandingan lawan Newcastle," kata pelatih yang kerap dijuluki Mancio itu sebagaimana dikutip The Sun.
Sama seperti Mancini, Tevez pun memastikan untuk tetap bersama Vincent Kompany dan kawan-kawan. Beberapa saat setelah timnya mengalahkan Manchester United pada Senin (30/4/2012), Tevez menegaskan bahwa ia siap bekerja bersama Mancini. "Hubunganku dengan manajer benar-benar baik. Aku ingin kerja keras dan memenangkan sesuatu bersama City," kata Carlitos, sapaannya.
Mancini sudah cukup sering menghadapi pemain bermasalah di timnya. Saat ini ia juga berusaha meredam striker bengal Mario Balotelli. Sifat kebapakan yang ditunjukkan oleh Mancini membuat Balotelli tetap bertahan di klub tersebut, bahkan ia sering menjadi pemain utama "The Citizens".
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang