Pilkada aceh

Pagi Ini MK Putuskan Nasib Pilkada Aceh

Kompas.com - 04/05/2012, 08:17 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Mahkamah Konstitusi akan menentukan nasib Pemilu Kepala Daerah Aceh pada pagi ini, Jumat (4/5/2012) pukul 09.00. MK akan menyatakan demokratis atau tidaknya pilkada yang telah diselenggarakan pada 9 April lalu mengingat salah satu pasangan calon menggugat teror dan intimidasi yang diduga dilakukan sejumlah oknum Partai Aceh. 

Teror dan intimidasi tersebut dinilai telah merusak penyelenggaraan pesta demokrasi di provinsi paling barat Indonesia itu.

Sebelumnya, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Irwandi Yusuf-Muhyan Yunan mengajukan sengketa hasil pilkada kepada MK. Sidang perdana digelar 26 April lalu.

Irwandi-Muhyan yang menduduki peringkat kedua perolehan suara meminta MK membatalkan kemenangan pasangan Zaini Abdulah-Muzakir Manaf. MK diminta memerintahkan pemungutan suara ulang tanpa pasangan tersebut.

Kuasa hukum Irwandi-Muhyan, Andi M Asrun, dalam sidang sebelumnya mengungkapkan, pihaknya telah menerima banyak pengaduan terkait dengan teror dan intimidasi terhadap pemilih serta saksi-saksi dari pihak Irwandi. Setidaknya terdapat 17 intimidasi dan teror selama masa kampanye dan 10 peristiwa intimidasi dan teror pada hari pemungutan suara.

Teror dan intimidasi tersebut diduga dilakukan oleh simpatisan dan kader Partai Aceh yang mengusung Zaini Abdullah-Muzakir Manaf dalam pilkada 9 April lalu.

Terkait dalil tersebut, MK telah meminta keterangan dari sejumlah saksi dan Kepala Polda Aceh untuk membuktikan kebenaran dalil pemohon.

Adapun perolehan suara pilkada yang telah ditetapkan oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh adalah sebagai berikut, Zaini Abdullah-Muzakir Manaf 1.327.695 suara, Irwandi-Muhyan 649.515 suara, Muhammad Nazar-Nova Iriansyah 182.079 suara, Dami M Daud-Ahmad Fauzi 96.767 suara, dan Tengku Ahmad Tajuddin-Tengku Suriansyah 79.330 suara.

Selain pilkada tingkat provinsi, MK juga menerima permohonan sengketa hasil pilkada dari 12 kabupaten, di antaranya Simeulue, Aceh Singkil, Pidie, Aceh Barat, dan Aceh Barat Daya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau