Pakistan Diguncang Bom, 17 Orang Tewas dan 40 Cedara

Kompas.com - 04/05/2012, 16:13 WIB

ISLAMABAD, KOMPAS.com — Sedikitnya 17 orang tewas dan lebih dari 40 lainnya terluka ketika sebuah ledakan bom bunuh diri menghantam pasar yang ramai di Lembaga Bajaur, Pakistan barat laut, Jumat pagi.

Seorang pejabat politik pemerintah di Lembaga Bajaur, yang meminta tidak disebutkan namanya, mengatakan, sebanyak 17 orang tewas dan lebih dari 40 lainnya terluka dalam ledakan itu. Beberapa korban cedera, kata dia, berada dalam kondisi kritis.

Beberapa media lokal mengatakan, sekitar 30 orang tewas dalam ledakan itu. Namun, laporan itu tidak dikonfirmasi secara resmi. Dari total korban tewas itu, delapan orang adalah personel keamanan, sisanya warga sipil, kata saluran TV lokal, Urdu DAWN.

Orang-orang yang luka ringan telah mendapat perawatan medis di rumah sakit setempat, sedangkan korban luka serius telah dilarikan ke rumah sakit di kota tetangga, Peshawar, kota terbesar di Pakistan barat laut, kata para pejabat setempat.

Presiden Pakistan Asif Ali Zardari dan Perdana Menteri Yusuf Raza Gilani mengutuk serangan itu.  Perdana Menteri telah menginstruksikan rumah sakit pemerintah untuk memberikan perawatan medis terbaik kepada para korban luka.

Ledakan itu terjadi sekitar pukul 08.10 waktu setempat ketika seorang pemgebom bunuh diri, yang dikabarkan berusia sekitar 14 tahun, meledakkan jaket bunuh dirinya pada saat aparat keamanan berpatroli di satu pasar di Khar, kota utama di Lembaga Bajaur. Aparat menghentikan kendaraan remaja itu karena curiga dan menggeledahnya. Setidaknya lima kendaraan dan empat toko hancur dalam ledakan itu, kata media lokal.

Ledakan tersebut menyebabkan kepanikan besar di daerah pasar. Semua toko dan sekolah di daerah sekitarnya ditutup setelah ledakan itu.

Belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau