ISLAMABAD, KOMPAS.com — Sedikitnya 17 orang tewas dan lebih dari 40 lainnya terluka ketika sebuah ledakan bom bunuh diri menghantam pasar yang ramai di Lembaga Bajaur, Pakistan barat laut, Jumat pagi.
Seorang pejabat politik pemerintah di Lembaga Bajaur, yang meminta tidak disebutkan namanya, mengatakan, sebanyak 17 orang tewas dan lebih dari 40 lainnya terluka dalam ledakan itu. Beberapa korban cedera, kata dia, berada dalam kondisi kritis.
Beberapa media lokal mengatakan, sekitar 30 orang tewas dalam ledakan itu. Namun, laporan itu tidak dikonfirmasi secara resmi. Dari total korban tewas itu, delapan orang adalah personel keamanan, sisanya warga sipil, kata saluran TV lokal, Urdu DAWN.
Orang-orang yang luka ringan telah mendapat perawatan medis di rumah sakit setempat, sedangkan korban luka serius telah dilarikan ke rumah sakit di kota tetangga, Peshawar, kota terbesar di Pakistan barat laut, kata para pejabat setempat.
Presiden Pakistan Asif Ali Zardari dan Perdana Menteri Yusuf Raza Gilani mengutuk serangan itu. Perdana Menteri telah menginstruksikan rumah sakit pemerintah untuk memberikan perawatan medis terbaik kepada para korban luka.
Ledakan itu terjadi sekitar pukul 08.10 waktu setempat ketika seorang pemgebom bunuh diri, yang dikabarkan berusia sekitar 14 tahun, meledakkan jaket bunuh dirinya pada saat aparat keamanan berpatroli di satu pasar di Khar, kota utama di Lembaga Bajaur. Aparat menghentikan kendaraan remaja itu karena curiga dan menggeledahnya. Setidaknya lima kendaraan dan empat toko hancur dalam ledakan itu, kata media lokal.
Ledakan tersebut menyebabkan kepanikan besar di daerah pasar. Semua toko dan sekolah di daerah sekitarnya ditutup setelah ledakan itu.
Belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang