Pilkada aceh

Irwandi Beri Selamat untuk Zaini-Muzakir

Kompas.com - 04/05/2012, 19:57 WIB

BANDA ACEH, KOMPAS.com -- Calon Gubernur Aceh petahana, Irwandi Yusuf, yang juga sebagai pihak penggugat hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Aceh 2012 di Mahkamah Konstitusi (MK), menerima hasil putusan MK yang menolak gugatannya. Mantan Gubernur Aceh itu juga menyampaikan ucapan selamat kepada Gubernur Aceh terpilih, Zaini Abdullah yang berpasangan dengan Muzakir Manaf.

"Gugatan yang kami ajukan itu memang sudah diperkirakan hasilnya begitu, bahkan sebelum gugatan kami ajukan," kata Irwandi, Jumat (4/5/2012) di Banda Aceh.

Putusan MK yang menolak perkara Nomor 22/PHPU.D-X/2012 ini dibacakan majelis hakim yang dipimpin Mohd Mahfud MD, Jumat pagi di Jakarta.

Irwandi mengatakan, tujuan gugatannya sebenarnya bukan untuk mencari kemenangan, melainkan untuk pembelajaran politik kepada rakyat Aceh. "Dengan gugatan ini, agenda politik di masa depan dapat dilakukan secara santun dan beradab di Aceh yang saya cintai ini," katanya.

Dalam kesempatan itu, Irwandi juga mengucapkan selamat kepada pasangan Zaini Abdullah-Muzakir Manaf yang terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh untuk periode 2012-2017. Dalam pemungutan suara 9 April lalu, pasangan yang diusung oleh Partai Aceh itu mendapatkan suara terbesar, yaitu 55,78 persen. Irwandi yang berpasangan dengan Muhyan Yunan berada di posisi kedua dengan suara 29,8 persen.

"Ucapan selamat juga kami sampaikan kepada tim pemenangan Zikir (Zaini-Muzakir) yang telah bekerja sangat gigih dengan cara dan strategi jitu, yang telah berhasil mengantarkan Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf ke puncak kekuasaan Aceh periode 2012-2017," tutur Irwandi.

Irwandi yang telah mengakhiri masa jabatannya sebagai Gubernur Aceh pada 8 Februari 2012 juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh rakyat Aceh yang telah menyertai kepemimpinannya pada periode 2007-2012 dengan sukses, aman, dan damai.

"Atas nama Gubernur Aceh periode 2007-2012, saya meminta maaf sebesar-besarnya kepada keluarga yang telah menjadi korban kekerasan politik selama proses Pilkada Aceh sejak awal. Semoga arwah mereka syahid," kata Irwandi.

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau