Aburizal Bakrie Hadiri Haul Almarhum KH Damanhuri

Kompas.com - 05/05/2012, 02:23 WIB

PROBOLINGGO, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie mendatangi acara haul akbar almarhum KH Damanhuri Romly dengan menaiki becak, di Ponpes Zainul Hasan Genggong, Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (4/5/2012) malam.

Aburizal Bakrie yang akrab dipanggil Ical mengenakan baju putih, kopiah putih, dan celana hitam. Ical tiba di Genggong sekitar pukul 23:00. Kedatangan Ical bisa dibilang terlambat karena acara haul sudah hampir berakhir.

Dari jadwal yang diterima kalangan wartawan, Ical dijadwalkan pukul 17:00 mendarat di Bandara Juanda, Surabaya. Ternyata, informasi yang diterima, pesawat yang ditumpangi Ical baru landing di Juanda sekitar pukul 19.00.

Sebelum ke Genggong, Ical mendatangi pengajian di rumah anggota DPRD Jawa Timur Hasan Irsyad di Desa Brumbungan Lor, Kecamatan Gending.

Meski terlambat, Ical langsung diberi kesempatan berpidato dalam haul yang dihadiri sekitar seribu warga tersebut.

Pidatonya tak lebih dari tiga menit. "Saya minta maaf karena terlambat. Tapi sesungguhnya saya senang bisa menghadiri haul ini karena ini bisa mempererat Ukhuwah Islamiyah. Dengan bekerja keras dan berdoa, Insya Allah Negara kita akan makmur dan sejahtera," ujarnya.

Usai pidato singkatnya, haul langsung ditutup dengan pembacaan doa. Setelah acara haul usai, Ical yang didampingi Ketua DPD Golkar Jatim Martono dan pengurus Golkar lain kemudian meluncur ke kompleks Ponpes Genggong.

Pengasuh Ponpes Genggong yang juga Ketua PWNU Jawa Timur, KH Mutawakkil Alallah, langsung terkejut saat memeluk Ical. "Pangling saya. Saya kira Pak Ical guru Aliyah. Tambah kuning," ujar KH Mutawakkil.

Setelah berbincang dengan keluarga pengasuh ponpes, Ical kemudian pamit dan meluncur ke Kota Probolinggo, Sabtu (5/5/2012) sekitar pukul 00:30. Rencananya, Ical akan membuka kegiatan jalan sehat di Kota Probolinggo Sabtu pagi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau