Pascabentrokan solo

Jokowi Datang, Blokade ke Kampung Gandekan Dibuka

Kompas.com - 05/05/2012, 17:05 WIB

SOLO,KOMPAS.com - Wali Kota Solo Joko Widodo memerintahkan warga kampung Gandekan, Jebres, untuk membuka kembali palang-palang kayu yang digunakan warga untuk memblokade pintu-pintu gang masuk ke kampung mereka. Jokowi menjamin, bahwa warga tetap aman meski blokade di pintup-pintu masuk gang dibuka.                

Jokowi didampingi  Danrem 074/Warastratama Surakarta Kolonel (Inf) Ahmad Supriyadi, dan Lurah Gandekan Slamet Handayani mendatangi warga di RW IX, Kelurahan Gandekan, yang kemarin menjadi tempat bentrokan antara organisasi massa dan warga. Di lokasi, Joko Widodo yang kerap dipanggil Jokowi meminta warga untuk membongkar barikade-barikade palang kayu di pintu masuk gang-gang warga.

"Kami minta warga membuka karena tadi malam dan tadi pagi kami telah berdialog dengan pimpinan organisasi massa. Yang mereka cari bukan warga. Karena itu, blokade sebaiknya dibuka agar tidak menimbulkan kesan serem dan memancing situasi memanas lagi," kata Jokowi.

Menanggapi hal ini, Ketua RW IX Gandekan, Suwanto, mengatakan, setelah barikade masuk kampung dibuka, warga meminta agar aparat keamanan benar-benar menjaga keamanan. Seandainya muncul orang-orang asing yang membawa senjata, maka aparat keamanan harus segera bertindak dan menyita senjata-senjata tersebut.

"Kemarin kami sangat kaget karena mereka membawa senjata tajam, senapan, dan ketapel. Begitu terlihat membawa senjata, seharusnya aparat langsung meminta senjata-senjata tersebut," kata dia.

Sekitar pukul 13.15 hingga 13.30, warga Gandekan mulia mencopoti palang-palang kayu dan bambu yang dipasang sebagai barikade di pintu-pintu masuk gang warga.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau