Agar "Morning Sex" Lebih Menyenangkan

Kompas.com - 06/05/2012, 20:31 WIB

KOMPAS.com -  Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa pria begitu menyukai seks di pagi hari? Salah satu alasan yang bisa menjelaskan adalah nocturnal penile tumescence (NPT) yang menyebabkan sorang pria normal mengalami tiga hingga lima kali ereksi saat tidur.  Bangun tidur dalam keadaan penis menegang memang membuat kebanyakan pria menjadi terangsang dan ingin melakukan hubungan intim pada pagi hari.

Tetapi sayangnya, gairah sang pria ini seringkali tak bergayung sambut. Kebanyakan kaum Hawa justru tidak tertarik atau dalam kondisi tak bergairah pada menit-menit awal setelah bangun dari tidurnya. Nah, supaya gairah yang sudah memuncak ini tak padam, ada baiknya Anda melakukan sejumlah tip di bawah ini sebagai langkah persiapan agar morning sex menjadi salah satu rutinitas yang menyenangkan.

1. Persiapkan sejak malam sebelumnya

Supaya terhindar dari perasaaan lelah atau merasa tidak mood untuk seks pagi hari, selesaikanlah tugas atau urusan penting semalam sebelumnya. Simpanlah penyegar mulut atau nafas di dekat kamar tidur, dengan begitu Anda dapat mengatasi problem  aroma tak sedap sebelum pemanasan. Jangan lupa, selesaikan dulu urusan "panggilan alam" sebelum Anda pergi tidur, guna menghindari keinginan itu datang tak lama setelah Anda bangun.  Yang juga tak kalah penting, siapkan pil kontrasepsi atau karet pengaman bilamana diperlukan.

2. Atur alarm Anda

Manakala Anda berniat merancang seks pagi yang istimewa, bangunlah lebih pagi supaya Anda tak terlambat pergi ke kantor.  Aturlah alarm jam secara pribadi sehingga Anda punya cukup waktu untuk menikmati hubungan intim sebelum mengawali hari Anda. Akan ideal jika Anda bangun lebih dulu sebelum pasangan sehingga dapat membangunkan Si Dia dengan ciuman hangat dan pelukan sensual. Hal penting yang harus diingat, meskipun Anda mungkin sudah siap untuk beraksi di tempat tidur,  kekasih Anda mungkin butuh waktu lebih untuk benar-benar panas.  Oleh karena itu, bersiaplah bila harus melakukan foreplay yang lama.

3. Jadilah pasangan yang sensual

Kebanyakan wanita menyukai pendekatan yang lembut di pagi hari.  Oleh karena itu, kendalikan hormon Anda. Sentuhlah ia dengan pelan dan lembut, mulai dari wajah hingga tubuhnya. Jangan lupa membelai rambutnya. Mengadopsi pendekatan sensual akan membuat Si Dia merasa dicintai dan dipelihara. Dengan cara ini, pasangan akan lebih siap memuaskan Anda di tempat tidur.

4. Buatlah si Dia merasa diinginkan

Kebanyakan kaum Hawa merasa tidak dalam penampilan terbaiknya ketika bangun dari tidurnya. Nah, untuk mendongkrak perasaan itu, Anda bisa bersilat lidah dengan sedikit memuji atau mengatakan betapa cantiknya dia walaupun dalam keadaan berantakan.  Yakinkanlah bahwa Anda begitu menginginkan si Dia berada dalam pelukan meskipun rambutnya terurai, bantal yang jelek menutupi wajahnya atau bau tak sedap yang berhembus dari mulutnya. Membuat si Dia merasa diinginkan akan menumbuhkan keyakinan akan kecantikan alaminya dan ini pun akan membuatnya menjadi lebih bergairah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau