JAKARTA, KOMPAS.com - Pada perdagangan Jumat (4/5/2012) lalu, Indeks Harga Saham berhasil mencapai rekor tertinggi baru di 4234, namun lalu ditutup turun di level 4.216.
Menurut riset eTrading Securities, secara teknikal meskipun candle dan indikator RSI masih terlihat bergerak uptrend namun indicator stochastic yang berada di area overbought telah menunjukkan tren penurunan.
Pada perdagangan Senin (7/5/2012), IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 4.180 - 4.272 dengan kecenderungan melanjutkan pelemahan. Saham-saham yang dapat diperhatikan antara lain INTP, ERAA, dan JSMR.
Pada perdagangan Jumat lalu IHSG ditutup turun 7 poin (-0,17 persen) ke level 4.216,68 dengan jumlah transaksi sebanyak 20,45 juta lot atau setara Rp 7,11 triliun. Hampir seluruh sektor saham pada turun kecuali sektor basic-ind (+0,18 persen), consumer (+0,54 persen), finance (+0,69 persen), dan trade (+0,10 persen).
Saham-saham yang menempati top gainers yakni UNVR(+2,66 persen), BMRI(+1,38 persen), BBNI(+1,90 persen), AMRT(+6,93 persen), dan INTP(+1,62 persen). Sementara itu saham-saham yang menempati top losers adalah ASII(-2,02 persen), EXCL(-3,45 persen), UNTR(-1,51 persen), GGRM(-1,43 persen), dan MNCN (-4,65 persen).
Asing tercatat melakukan net buy di pasar regular sebesar Rp 253,82 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli antara lain BMRI, BBNI, INTP, BKSL, dan PGAS. Mata uang rupiah terapresiasi ke 9.214 per dollar AS.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang