Hujan Guyur Jakarta, Sejumlah Kawasan Tergenang

Kompas.com - 07/05/2012, 10:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejak sekitar pukul 07.00 WIB, langit Kota Jakarta diselimuti mendung tebal. Sekitar pukul 08.30 WIB, hujan pun mengguyur di sejumlah kawasan di Jakarta, Senin (7/5/2012).

Tingginya curah hujan pagi tadi, menjadikan para pengguna jalan memperlambat laju kendarannya masing-masing. Akibatnya, terjadi lonjakan jumlah kendaaraan. Terjadinya kepadatan pagi hari ini juga disebabkan oleh buruknya infrastruktur yang ada.

Seperti yang tampak di depan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, kepadatan arus lalu lintas tengah terjadi sebagai imbas dari munculnya genangan air di sekitar ruas jalan tersebut berkisar antara 20 dan 40 cm.


Informasi yang dihimpun petugas siaga TMC Polda Metro Jaya menyebutkan, banyak kendaraan yang mengurangi laju kendaraannya saat melintasi genangan hingga menyebabkan kepadatan lalu lintas pagi ini. Senin (7/5/2012) pukul 09.59 WIB.

Informasi TMC Polda Metro Jaya, Senin pagi menyebutkan, genangan mulai timbul di depan Mangga Dua Square. Genangan setinggi 15 cm ini membuat lalu lintas di daerah itu padat. Genangan lain setinggi 15 cm juga tejadi di depan Alexis.

Genangan air juga memembuat lalu lintas di jalur lambat Pospol Utan Kayu terhambat. Genangan setinggi 20 cm ini membuat lalu lintas padat. Genangan juga terjadi di bypass Jalan DI Panjaitan arah Jatinegara dan di depan TPU Karet Bivak.

Lalu lintas di katasan PGC Cililitan arah Pasar Kramatjati juga macet akibat adanya genangan setinggi 30 cm. Pengguna jalan diharap bersabar saat melintas agar tidak memperparah kepadatan yang terjadi. Petugas masih berusaha mengurai kepadatan agar lalu lintas normal kembali.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau