Keributan di 7-Eleven Salemba, Pengunjung Kocar-Kacir

Kompas.com - 08/05/2012, 09:48 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kenakalan remaja kembali meresahkan. Sekelompok pemuda asal etnis tertentu diserang puluhan warga di convenience store 7-Eleven, Salemba, Jakarta Pusat, Selasa (8/5/2012) dini hari.

Akibat peristiwa yang mendadak ini, puluhan pengunjung toko ini ikut lari kocar-kacir. Sekelompok warga Salemba ini menyerang segerembolan pemuda dari etnis tertentu yang tengah nongkrong di toko 24 jam ini. Sebagian pemuda itu menyerang dengan menggunakan senjata tajam.

Kejadian ini terjadi sekitar Pukul 01.00 WIB. Itu bermula dari ulah seorang pengunjung dari segerombolan etnis tertentu berbuat kegaduhan dengan berteriak-teriak, bahkan menendang kursi-kursi di tempat nongkrong anak-anak muda itu. Diduga, ia mabuk. Tiba-tiba, dalam sekejap, sekelompok orang langsung menyerangnya.

Para penyerang ini membawa balok kayu, sebagian senjata tajam macam pedang dan samurai. Lalu, perkelahian pun dimulai.

Menurut Dedi Supriadi, satpam setempat, sedikitnya dua remaja terluka parah kena sabetan samurai. Perang pun terjadi. Pecahan kaca-kaca botol bir berserakan, bangku-bangku acak-acakan.

Pengunjung yang dini hari itu ramai langsung berhamburan ke berbagai penjuru karena panik dan khawatir terkena dampak keributan remaja itu. Kelompok warga yang mengamuk itu lalu sempat mencoba memecahkan kaca toko dengan bangku dan batu tanpa alasan yang jelas.

Sejumlah pengunjung pun mengaku kehilangan telepon selulernya karena sibuk menyelamatkan diri dari kejadian yang berlangsung sekejap mata itu.

Peristiwa itu tidak berlangsung lama karena dua mobil polisi yang tengah patroli langsung meluncur ke lokasi setelah warga melaporkan kejadian itu. Menurut Dedi, satu orang yang diduga menjadi biang keributan ini telah digelandang polisi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau