Selamatkan Tuan, Anjing Jadi Pahlawan Nasional

Kompas.com - 08/05/2012, 09:51 WIB

LOS ANGELES, KOMPAS.com — Tiga tahun lalu, tidak ada orang yang menginginkan Bear. Anjing  jenis shiloh german shepherd (herder) berbobot 45 kilogram itu hidup di sebuah penampungan anjing di Texas.

Lalu datanglah Debbie Zeisler memungutnya. Seolah membalas budi, Bear berulang kali menolongnya.

Pada Senin (7/5/2012), Bear mendapat penghargaan Anjing Pahlawan Nasional ke-30 dari Masyarakat Pencegah Kekerasan terhadap Satwa Los Angeles.

Bukan tanpa alasan Bear mendapat penghargaan tertinggi untuk hewan itu. Mei tahun lalu, Zeisler mengalami kejang-kejang lalu jatuh dari tangga depan rumah. Kepalanya terbentur hingga dia pingsan di halaman depan.

Melihat tuannya tidak berdaya, Bear mendatangi setiap rumah dan menggaruk setiap pintu di lingkungan Millsap. Sayangnya tidak ada orang yang menjawab.

Saat itulah seorang petugas pengendalian satwa setempat melihat anjing yang kelihatan panik itu. Petugas itu mendatangi Bear yang kemudian mengantarnya ke Zeisler.

Saat Zeisler yang sudah sadar dimasukkan ke ambulans, Bear tanpa ragu melompat ke kendaraan itu dan menemani tuannya hingga ke rumah sakit.

Bear ternyata mengenali tanda-tanda tuannya akan mengalami kejang. Jika itu terjadi, dia akan bersandar ke kaki Zeisler supaya tuannya itu bisa duduk sebelum mengalami kejang, terang Ana Bustilloz dari organisasi pencinta satwa itu.

Anjing itu tidak pernah dilatih untuk mengenali gejala kejang. Namun, tiga hari setelah Zeisler memeliharanya, Bear langsung mengenalinya. "Dia belajar dengan sendirinya," ujar Bustilloz.

Menurut Zeisler, dia mengalami kejang-kejang itu sejak jatuh dari kuda 18 tahun lalu.

Sebenarnya, kata Zeisler, dia ke tempat penampungan hewan Weatherford guna mencari seekor anjing herder untuk ibunya. Kata petugas di tempat itu, hanya ada satu anjing jenis itu dan tempatnya di bagian belakang karena tidak ada orang yang mau mengadopsinya.

Kata Zeisler, dia langsung jatuh cinta begitu melihat anjing yang kemudian dinamainya Bear itu.

Zeisler jatuh beberapa kali kalau dia tidak memedulikan peringatan Bear. Anjing itu bahkan mengambilkan obat atau hanya menungguinya, kapan pun Zeisler membutuhkannya.

Sebagai Anjing Pahlawan Nasional, Bear berhak mendapat makanan anjing gratis selama setahun, perjalanan ke California, dan menginap di sebuah hotel di tepi pantai di Huntington Beach bersama Zeisler dan tentu saja sebuah pelakat.

Upacara penghargaan untuk Bear digelar di Nokia Plaza di pusat kota Los Angeles.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau